Pasca Jebolnya Bendungan Kayuangin di Majene, Muslim Minta Pihak Kepolisian Usut Tuntas Proyek Bendungan Tersebut

25 January 2020 23:17
Pasca Jebolnya Bendungan Kayuangin di Majene, Muslim Minta Pihak Kepolisian Usut Tuntas Proyek Bendungan Tersebut
Ketua LSM Laskar Anti Korupsi Sulbar, Muslim Fatillah Aziz. (Adhy Putra Siregar/Trans89.com)
.

MAMUJU, TRANS89.COM –  Jebolnya bendungan Kayuangin pada Selasa (21/1/2020) lalu membuat warga yang bermukim di sekitar muara sungai Deking dan Banua was-was, tumpahan air bah bisa mengancam keselamatan penduduk di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

Mega proyek bendungan Kayuangin tersebut dikerjakan melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Direktorat Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sulawesi (BWS) III dibangun tiga tahap yang menelan anggaran hingga Rp40 miliar dar dana APBN.

 

Bendungan Kayuangin di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulbar. (Adhy Putra Siregar/Trans89.com)

Tahap I tahun 2013 untuk pembangunan bendungan, tahap II tahun 2014 untuk pembangunan selimut bendungan beton mercu dan tahap III tahun 2015 untuk pembangunan jaringan irigasi, dengan sistem multiyears contract.

Luar Daerah Aliran Sungai (DAS) 361,72 kilometer persegi dan panjang sungai utama 42,62 kilometer, bendungan Kayuangin merupakan tipe bendung OGEE yang memiliki lebar bendungan 83 untuk mengairi sekitar 1.221 hektar areal persawahan di wilayah Malunda dan sekitarnya

Jebolnya bendungan Kayuangin, Ketua LSM Laskar Anti Korupsi (LAK) Sulbar Muslim Fatillah Aziz mendesak Polres Majene segera memeriksa pihak kontraktor pelaksana proyek tersebut sebagai penanggungjawab utama hancurnya bendungan Kayuangin.

“Ini sudah jelas dan terang telah terjadi kerugian negara dan berpotensi mengakibatkan bencana sosial khususnya para masyarakat petani di sekitar wilayah bendungan,” kata Muslim di Mamuju, Sabtu (25/1/2020).

Lanjut Muslim, kalau Polres Majene segan mengusut proyek bendungan Kayuangin, kami minta Polda Sulbar turun tangan usut tuntas bendunga Kayuangin yang jebol.

“Kami minta Polres Majene mengusut bendungan Kayuangin, dan kalau segan mengustnya karena proyek besar dan calon tersangka orang-orang besar, maka kami meminta Polda Sulbar yang turun tangan mengusut tuntas kasus dugaan korupsi tersebut,” imbuh Muslim. (Adhy/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya