Abdullah Mendaftar di Perindo Pasangkayu, Yusri: Saya Menerima Pinangan Abdullah Rasyid Untuk Maju Bersama

25 January 2020 21:54
Abdullah Mendaftar di Perindo Pasangkayu, Yusri: Saya Menerima Pinangan Abdullah Rasyid Untuk Maju Bersama
Abdullah Rasyid (pakai kopiah) saat mendaftar di Sekretariat Partai Perindo Pasangkayu, Jalan Urip Sumoharjo, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Arham Bustaman/Trans89.com)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Sebelumnya Abdullah Rasyid mendaftar dibeberapa partai di pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak Kabupaten Pasangkayu.

Kini Abdullah Rasyid mendaftarkan diri di Sekretariat partai Perindo Pasangkayu, Jalan Urip Sumoharjo, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (25/1/2020).

Diiringi musik rabbana, bupati pertama Pasangkayu ini beserta rombongan disambut meriah ketua serta sejumlah pengurus Perindo Pasangkayu.

Dia hadir untuk mengembalikan berkas pendaftaran sebagai kerangka acuan untuk mendapatkan rekomendasi partai Perindo.

Abdullah Rasyid menegaskan niat suci untuk menggandeng Yusri menjadi wakil. Dan berharap Perindo bisa menjadi kendaraan untuk pilkada Pasangkayu.

Ia berjanji akan membesarkan partai Perindo ke depan. Meski begitu, saat ditanya mengenai Perindo yang belum jelas arah dukungannya, ia pasrah dengan segala keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Perindo dan menerima dengan lapang dada.

“Setidaknya kami sudah mendaftar di empat partai. Kami tetap optimis mendapat rekomendasi partai, dan Insya Allah salah satunya Nasdem Pasangkayu dan sudah 90% dalam genggaman,” kata Abdullah.

Jika itu terjadi, maka sisa satu partai yang dibutuhkan antara Perindo atau Gerindra dan juga PAN yang punya tiga kursi untuk menggenapkan enam kursi sebagai prasyarat untuk mendaftar di KPUD.

Namun pihaknya tetap berharap semua partai tersebut dapat memberikan rekomendasi agar memuluskan langkah menuju pilkada Pasangkayu nanti.

“Jika memang tidak memperoleh dukungan partai, maka saya berniat mencari jalan lain melalui jalur independen,” ujar Abdullah.

Begitupun para pendukungnya yang hadir, serentak mengaku siap dengan segala kemungkinan. Termasuk mengumpulkan fotokopi KTP sebagai persyaratan mutlak jika melalui jalur independen.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini dan keterangan salah satu orang dekatnya menyebutkan, bahwa selama mengikuti pilkada, Abdullah Rasyid selalu mendapatkan rekomendasi meski bukan kader partai.

“DPP pasti mempertimbangkan peluang bagi para calon yang mendaftar, tak terkecuali kader,” kata Ketua Perindo Pasangkayu, Muhammad Yusri Nur disela-sela menerima pengembalian formulir pendaftar Abdullah Rasyid.

Saat dihujani pertanyaan wartawan, mantan ketua KPUD Pasangkayu itu menjawab tegas, bahwa secara organisasi, ia tunduk terhadap keputusan partai, tapi secara pribadi, dia merujuk pada keputusan keluarga dan orang terdekat.

“Sebab itu, saya menerima pinangan Abdullah Rasyid untuk maju bersama di pilkada Pasangkayu tahun ini. DPD hanya melakukan penjaringan calon, keputusan di DPP. Tapi kita hanya ikhtiar dan berdoa, karena keyakinan pasti akan ada jalan menuju ke sana (rekomendasi),” tegas Yusri.

Anggota Komisi III DPRD Sulbar itu menambahkan, hingga hari ini ada beberapa orang sudah mengambil formulir.

“Secara pribadi, saya juga akan melakukan pendaftaran di hari terakhir,” kata Yusri.

Di tempat berbeda, Ketua Nasdem Pasangkayu, Amries Amier mengutarakan bahwa apa yang diklaim pihak lain soal Nasdem itu sah saja.

“Saya membangun komunikasi dengan seluruh calon. Hal itu dilakukan guna memberi ruang secara proporsi bagi calon,” tutur Amries.

Dirinya mengungkapkan, berdasarkan pedoman organisasi partai, pihaknya mengusulkan tiga nama calon bupati ke DPP melalui DPW.

“Hal itu agar tidak menjadi kecurigaan, dan pihak partai menurunkan sebelas lembaga survei,” ungkap Amries. (Arham)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya