UNPAB Medan Jalin Kerjasama Dengan Masjid Nabawi Madinah Terkait Syariat Hukum Islam

23 January 2020 21:10
UNPAB Medan Jalin Kerjasama Dengan Masjid Nabawi Madinah Terkait Syariat Hukum Islam
UNPAB Medan jalin hubungan kerja sama dengan Masjid Nabawi Madinah, Arab Saudi lakukan kunjungan Rektorat UNPAB dipimpin oleh Kaprodi Magister Hukum, Irwan Jasa Tarigan dan diterima jajaran pengurus Masjid Nabawi Madina dipimpin Kepala Otorita Masjid Nabawi, Syekh Abdulwakhed Al-Khattab. (Hendro Wijaya/Trans89.com)

MADINAH, TRANS89.COM – Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan jalin hubungan kerja sama dengan Masjid Nabawi Madinah, Arab Saudi, yang diawali dengan kunjungan jajaran Rektorat UNPAB dipimpin oleh Kaprodi Magister Hukum, Irwan Jasa Tarigan.

Dalam lawatan rombongan UNPAB Medan ke Masjid Nabawi Madina tersebut, ikuti mendapmpinoi Irwan yakni Muthowif Habib Khalid, Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry Lahe, Letkol Inf Hendra Wijaya, Dua Pama Yonarhanud 11/WBY, Dua Pama Yonzipur 1/DD, para perwira Kodam I/Bukit Barisan (BB) beserta 34 Mahasiswa lainnya.

Rombongan UNPAB Medan diterima jajaran pengurus Masjid Nabawi Madina dipimpin Kepala Otorita Masjid Nabawi, Syekh Abdulwakhed Al-Khattab.

Kegiatan itu membahas hubungan kerjasama antara UNPAB Medan, Sumatera Utara (Sumut), dengan Masjid Nabawi untuk melaksanakan seminar internasional mengenai pembelajaran hukum sesuai Syariat Islam bagi Pasca Sarjana Magister Hukum UNPAB Medan.

“Ini merupakan kegiatan baru,” kata Kepala otoritas Masjid Nabawi Madinah, Syekh Abdulwakhed Al-Khattab baru-baru ini.

Menurut dia, UNPAB Medan merupakan universitas pertama yang menjalin hubungan kerja sama mengenai Syariat Hukum Islam dengan pihak Masjid Nabawi.

“Besar harapan dari seluruh pihak, agar hubungan kerjasama ini dapat berjalan secara berkesinambungan setiap tahunnya,” tutur Syekh Abdulwakhed Al-Khattab. (Hendro/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya