KPU Merauke Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Dengan Menggelar FGD

23 January 2020 15:31
KPU Merauke Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Dengan Menggelar FGD
KPU Merauke Sosialisasi dan pendidikan pemilih gelar FGD gedung Noken Sai Hotel Asmat, Jalan Trikora, Desa Maro, Kecamatan Merauke, Kabupaten Merauke, Papua. (Hanung/Trans89.com)

MERAUKE, TRANS89.COM – Sosialisasi dan pendidikan pemilih gelar Forum Group Discussion (FGD) dengan tema, peran masyarakat dalam mengawal proses tahapan Pemilu tahun 2020 Kabupaten Merauke.’

Kegiatan tersebut diselenggarakan KPU Merauke dihadiri sekitar 50 orang peserta dan selaku penanggungjawab Komisi KPU Merauke Divisi Penyuluhan dan Sosialisasi Syahmuhar M Zein Ongeo Gebze di gedung Noken Sai Hotel Asmat, Jalan Trikora, Desa Maro, Kecamatan Merauke, Kabupaten Merauke, Papua, Kamis (23/1/2020).

Sambutan Ketua KPU Merauke, Theresia Mahuze mengatakan, dalam waktu dekat kita akan melaksanakan pemilihan bupati (Pilbup) dan pemilihan wakil bupati (Pilwabup) Merauke Tahun 2020 pada tanggal 23 September 2020.

“Awal tahapan KPU Merauke sudah dilaksanakan launching dalam bentuk kegiatan doa bersama lintas agama di wilayah Kabupaten Merauke. KPU Merauke telah berkomitmen akan melaksanan setiap tahapan ini sesuai dengan peraturan umum KPU Pusat,” kata Theresia.

Menurut dia, dalam kegiatan verifikasi oleh calon perorangan, KPU akan melakukan verifikasi terkait syarat masing-masing perorangan tersebut.

“Kami mengajak masyarakat Merauke untuk bersama-sama mengawal setiap proses tahapan Pemilu Tahun 2020 sampai dengan pelaksanaan,” tutur Theresia.

Syahmuhar M Zein Ongeo Gebze mengapresiasi kepada Pemda Kabupaten Merauke yang telah memberikan anggaran yang cukup kepada KPU, sehingga diharapkan tahapan Pemilu Kabupaten Merauke dapat dilaksanakan secara maksimal.

“Tujuan kegiatan ini untuk memahami gerak langkah yang akan kita lakukan dalam penyusunan tanggal 23 September 2020 serta untuk mengantisipasi situasi yang beredar di masyarakat terkait adanya berita hoax yang akan mengganggu pelaksaaan Pemilu Tahun 2020,” ujar Syahmuar.

Ia menjelaskan, KPU Merauke sebagai agen dalam memberikan pencerahan politik kepada masyarakat, agar jangan sampai salah pilih dalam pelaksanaan Pemilu nantinya.

“Sesuai dengan aturan PKPU, tahapan Pemilu dibagi menjadi 2 tahapan yaitu tahapan persiapan dan tahapan penyelenggaraan,” jelas Syahmuhar.

Adapun tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) Merauke, pembentukan PPK 15 Januari hingga 14 Februari 2020, dengan masa kerja 1 Februari hinga 30 November 2020. Pembentukan PPS 15 Februari hingga 14 Maret 2020, dengan masa kerja 23 Maret hingga 30 November 2020. Pembentukan KPPS 21 Juni hingga 21 Agustus 2020, dengan masa kerja 23 Agustus hingga 30 September 2020. Pembentukan PPDP 26 Maret hingga 15 april 2020, dengan masa kerja 16 April 2020 hingga 17 Mei 2020. Pembentukan pengawas pemilihan Kecamatan, PPL dan pengawas TPS disesuaikan dengan jadwal.

Tahapan penyelenggaraan pengumuman pendaftaran Paslon 16 Juni hingga 18 Juli 2020. Pendaftaran Paslon 16 Juni hingga 18 Juli 2020. Verifikasi persyaratan pencalonan dan syarat calon, 16 Juni hingga 7 Juli 2020. Penetapan Paslon 8 Juli 2020 hingga 9 Juli 2020 diadakan penarikan undian oleh Paslon. Apabila terjadi sengketa terkait penetapan Paslon, akan diberikan ruang 13 Juli hingga 24 Agustus 2020. Pelaksanaan kampanye 11 Juni hingga 19 September 2020. Masa tenang 20 hingga 22 September 2020.

Kegiatan dilanjutkan diskusi dan tanya jawab. (Hanung/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya