Beredar Isu Penculikan Anak di Medsos, Polres Matra Nyatakan Kalau Itu Tidak Benar

23 January 2020 23:41
Beredar Isu Penculikan Anak di Medsos, Polres Matra Nyatakan Kalau Itu Tidak Benar
Salah satu perbincangan atau informasi penculikan anak yang beredar di media sosial (medsos) resahkan warga Pasangkayu ditampik Polres Matra kalau itu berita bohong atau hoax. (Humas Polres Mamuju Utara)

PASANGKAYU, TARANS89.COM – Dua pekan terakhir warga Pasangkayu diresahkan dengan adanya informasi penculikan anak yang banyak beredar di media sosial (medsos).

Adanya informasi tersebut, warga Kabupaten Pasangkayu khususnya ibu-ibu merasa tidak nyaman dan khawatir dalam melakukan aktivitas sehari-hari karena tidak ingin kehilangan buah hatinya dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

Melihat hal tersebut, Polres Mamuju Utara (Matra) cepat melakukan penyelidikan untuk memperjelas kabar yang banyak beredar di medsos tersebut. Dan menegaskan bahwa informasi penculikan anak yang tersebar meluas di telinga masyarakat ini, adalah berita yang tidak benar atau hoax.

Saat dikonfirmasi melalui via telepon selulernya, Kasat Intelkam Iptu Rahmatullah mengatakan, bahwa setelah Satuan Intelkam dan Reskrim Polres Matra beserta jajarannya melakukan penyelidikan tentang informasi dugaan penculikan anak dan penangkapan terhadap pelaku penculikan di kantor polisi di Pasangkayu namun hal tersebut tidak benar sama sekali.

“Kita heran saja, soalnya hingga sampai saat inipun belum ada masyarakat yang melaporkan kehilangan anaknya maupun kasus penculikan anak. Pihak Polres belum pernah menangkap pelaku penculikan anak, sementara berita di medsos luar biasa menakutkan,” kata Iptu, Kamis (23/1/2020).

Menurut dia, adapun beberapa pemilik akun facebook yang ikut menyebarkan informasi penculikan anak ini, sudah dalam pantauan dan dipastikan itu tidak benar dan jangan percaya berita itu.

“Saya himbau kepada warga Pasangkayu agar tidak langsung mempercayai berita seperti itu, apa lagi ikut membagikan di medsos. Mari kita bijak menggunakan medsos, jangan terprovokasi, apa lagi ikut-ikut menyebarkan berita yang tidak benar, karena akan merugikan orang lain,” imbuh Iptu Rahmatullah. (Ndi)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya