Aliansi Fortal Takalar Unjuk Rasa Terkait Pupuk Bersubsidi

23 January 2020 15:37
Aliansi Fortal Takalar Unjuk Rasa Terkait Pupuk Bersubsidi
Aksi Aliansi Forum Rakyat Takalar (Fortal) Sulsel di Kantor Pertanian, DPRD dan Bupati, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar. (Yudhi/Trans89.com)

TAKALAR, TRANS89.COM – Unjuk rasa Aliansi Forum Rakyat Takalar (Fortal) Sulsel diikuti 10 orang peserta aksi dipimpin Fandi Sarro dan Musafir Takko depan Kantor Pertanian Jalan Fitrah, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (22/1/2020).

Tuntutan masa aksi terkait kelangkaan pupuk subsidi untuk petani di Kabupaten Takalar, rumitnya penyaluran pupuk subsidi untuk petani dan mendukung penutupan toko waralaba Alfamart, Indomaret.

Massa aksi membawa spanduk bertuliskan, petani Takalar butuh pupuk, pupuk subsidi untuk siapa, copot Kadis Pertanian.

Pernyataan sikap massa aksi, Fandi Sarro mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Takalar khususnya Kepala Dinas (Kadis) Pertanian untuk segera mencari solusi terhadap kelangkaan pupuk dan mendesak DPRD Takalar untuk hadir di tengah-tengah petani, memperjuangkan nasib mereka.

“Kami mendesak pemerintah untuk penghapusan pembagian wilayah penyaluran pupuk yang dianggap kurang efektif. Meminta kepada Presiden Jokowi untuk mencopot Menteri Pertanian (Mentan) karena gagal memenuhi kebutuhan petani akan pupuk,” tegas Fandi.

Massa aksi diterima Kepala Bidang (Kabid) Pertanian, Iqbal dengan tanggapan mengatakan pihak Dinas Pertanian sudah antsipasi dengan mengumpulkan para petugas penyuluh lapangan (PPL), pengecer dan distributor pupuk yang ada di Takalar serta itu sudah aturan secara nasional.

“Itu sudah diatur secara Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) untuk bersubsidi dan kedepan harus punya bukti surat pemberitahuan pajak tahunan (SPPT). Hanya satu persoalan yaitu ketidak siapan para petani tidak bisa menyiapkan persyaratan yang sudah ditentukan tersebut dan sebenarnya bukan langkah pupuk,” kata Iqbal.

Massa aksi kemudian menuju Kantor Bupati Jalan Jenderal Sudirman dengan melakukan orasi yang sama, karena tidak ada yang menemui pengunjuk rasa lalu menuju Kantor DPRD Takalar dan melakukan orasi yang sama.

Massa aksi diterima anggota DPRD Takalar, Andi Nur Zaelan dengan tanggapan, pihak DPRD sudah mengundang Dinas Pertanian sekaligus ingin mengetahui pokok permasalahan dan untuk mendapatkan pupuk harus menyiapkan administrasi KK, KTP dan SPPT dan banyak masyarakat yang tidak menyerahkan, karena takut ada pihak lain yang menyalahgunakannya.

“Pihak DPRD berusaha akan mencarikan solusi, karena permasalahan pupuk bukan masalah petani, tapi masalah kebutuhan nasional dan pihaknya akan memanggil ulang lagi PPL dari Dinas Pertanian. Kami berharap Aliansi Fortal agar bisa mensosialisasikan kepada masyarakat agar petani tidak ragu memberikan administrasi dan persyaratan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi,” imbuh Andi Nur. (Yudhi/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya