Keributan Antar Warga dan Oknum Brimob Ditempat Wisata Salupajaan Polman

21 January 2020 22:53
Keributan Antar Warga dan Oknum Brimob Ditempat Wisata Salupajaan Polman
Salah satu korban Tamrin Alias Bapak Wawan akibat keributan di lokasi wisata Salupajaan, Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman, Sulbar. (Aaron/Trans89.com)

POLEWALI MANDAR, TRANS89.COM – Dugaan penganiayaan secara bersama-sama terhadap Danki Brimob Kompi III Yon A Pelopor Polewali Mandar (Polman) Ipda Ojan Prabowo di lokasi wisata Salupajaan, Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (20/1/2020).

Kronologis kejadian, pukul 14.30 WITA, Danki Brimob Kompi III Batalyon A Polman Ipda Ojan Prabowo menuju ke tempat wisata Salupajan, Desa Batetangnga bersama dengan 4 orang keluarganya dengan menggunakan kendaraan Dinas Brimob roda empat.

Saat di pintu masuk tempat wisata, mobil kendaraan korban dimintai uang restribusi oleh tukang parkir tempat wisata atasnama Herman (38) juru karcis Salupaajan, alamat Dusun Kanang, Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Polman, kemudian Suryawati menyampaikan bahwa dirinya datang ke tempat isata untuk menemui Yuliani dan selanjutnya dipersilahkan masuk.

Setelah memarkir kendaraan, Danki Brimob Ki III menuju ke lokasi parkiran untuk menanyakan perihal legalitas pungutan parkir yang dilakukan masyarakat, karena Herman hanya meminta uang namun tidak memiliki karcis.

Selanjutnya terjadi adu argumen antara ke duanya dengan nada tinggi, sehingga masyarakat sekitar mulai berdatangan dan diduga langsung melakukan pengeroyokan terhadap korban.

Beberapa masyarakat mencoba untuk melerai perkelahian tersebut, sehingga salah satu warga mendapat luka pada bagian kepala atasnama Tamrin Alias Bapak Wawan.

Korban berusaha untuk dievakuasi oleh beberapa warga, namun jalan keluar dipalang menggunakan palang besi dan mobil Toyota Kijang bak terbuka.

Berdasarkan adanya informasi kejadian tersebut, personil gabungan Polres Polman, Brimob Batalyon III Kompi A dan Polsek Binuang dipimpin Kasat Reskrim AKP Syaiful Isnaini segera menuju ke lokasi kejadian dan mengevakuasi korban menggunakan kendaran dinas Brimob.

Personil gabungan melakukan tembakan ke atas untuk meredam masyarakat yang ada di tempat wisata agar tidak terprovokasi.

Ipda Ojan Prabowo alami luka berdasarkan hasil visum, lebam/bengkak pada pipi kiri, bengkak pada kepala bagian belakang telinga kiri, luka lecet pada samping lutut sebelah kiri ukuran 3×3 cm, luka lecet pada kaki kanan ukuran 2×2 cm dan 2×1 cm, luka lebam/bengkak pada bahu kanan.

Sementara Tamrin alias Bapak Wawan menolak untuk dilakukan visum, namun tetap dilakukan pendekatan secara kekeluargaan agar dapat mendapatkan penanganan medis untuk luka pada bagian kepalanya.

Saat ini korban dan saksi sementara menjalani proses pemeriksaan di ruangan Satreskrim Polres Polman.

Langkah Polres Polman, personil Polres Polman dan Polsek Binuang masih melakukan penyelidikan terhadap warga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari keterangan pelaku yang terlibat dalam kejadian tersebut. Melakukan patroli dunia maya untuk antisipasi. Penggalangan dengan tokoh masyarakat. Melakukan proses hukum lebih lanjut terkait kejadian tersebut. Mencari saksi-saksi atas kejadian tersebut. Mempertemukan dan melakukan mediasi terhadap kedua bela pihak. Membuat surat pernyataan perdamaian kedua bela pihak dan menghadirkan Kepala Desa (Kades) dan saksi saksi yang terkait. (Aaron/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya