Sekolah Binaan PT Pasangkayu Persiapan Raih Kembali Adiwiyata Mandiri

16 January 2020 22:26
Sekolah Binaan PT Pasangkayu Persiapan Raih Kembali Adiwiyata Mandiri
SD binaan PT Pasangkayu menuju Adiwiyata Mandiri mulai digalakkan lagi oleh Tim Adiwiyata SD PT Pasangkayu yang terletak di Desa Gunung Sari, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Ansar/Trans89.com)

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Diawal Tahun 2020, persiapan SD binaan PT Pasangkayu menuju Adiwiyata Mandiri mulai digalakkan lagi oleh Tim Adiwiyata SD PT Pasangkayu merupakan sekolah Yayasan PT Astra Agro Lestari (AAL) Tbk Group Area Celebes 1 (C1) yang terletak di Desa Gunung Sari, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar).

Kerja keras, soliditas tim dan dukungan dari stakeholder telah menghantarkan SD PT Pasangkayu yang sebelumnya meraih predikat sebagai sekolah Adiwiyata Nasional pada tahun 2014.

Kepala Sekolah (Kepsek) SD PT Pasangkayu, Ahmad mengatakan, tanpa sebab kami meraih penghargaan sebagai sekolah adiwiyata ini.

“Selain hal yang disebutkan di awal tadi, penghargaan ini dapat diraih berkat visi dan misi yang telah dirumuskan oleh Yayasan Astra Agro yang telah menginspirasi semua sekolah AAL khususnya SD PT Pasangkayu untuk melahirkan siswa-siswa yang peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup,” kata Ahmad di Pasangkayu, Kamis (16/1/2020).

Menurut dia, sebagaimana yang tercantum dalam visi sekolah, menjadi sekolah unggul, peduli pada kelestarian lingkungan hidup berbasis pendidikan karakter dan entrepreuneuship. Misi sekolah tentang lingkungan hidup dengan menciptakan lingkungan yang mendukung terlaksananya proses belajar mengajar yang efektif dan efisien, menumbuhkan sikap kepedulian pada kebersihan, kesehatan dan lingkungan hidup kepada seluruh warga sekolah serta melibatkan stakeholder dalam proses pengembangan sekolah yang berwawasan ramah lingkungan.

“Predikat sekolah Adiwiyata yang telah melekat pada SD PT Pasangkayu ini harus dipertahankan bahkan ditingkatkan utamanya untuk mendapatkan output lulusan yang lebih berwawasan lingkungan dan untuk meningkatkan status sekolah menjadi berpredikat adiwiyata mandiri,” tutur Ahmad.

Ia menjelaskan, usaha yang telah dilakukan oleh SD PT Pasangkayu untuk meningkatkan status menjadi berpredikat sekolah adiwiyata mandiri dua tahun terakhir ini.

“Selain dengan mempertahankan kondisi internal sekolah, baik itu lingkungan sekolah maupun sumber daya manusia (SDM) yang ada di sekolah, usaha pembenahan internal ini terus dilakukan selain untuk meraih predikat adiwiyata mandiri juga sebagai wahana pembiasaan untuk pembentukan karakter segenap civitas akademika SD PT Pasangkayu,” jelas Ahmad.

Dirinya menyebutkan, adapun beberapa kebijakan baru dalam rangka pembenahan internal lingkungan sekolah seperti pengolahan sampah menjadi kompos (komposting), kebijakan penggunaan botol air minum isi ulang oleh siswa yang dibawa dari rumah, pelarangan penggunaan pembungkus plastik pada jajanan di kantin, kebijakan kantin sehat, wirausaha pemeliharaan ikan lele di sekolah.

“Kebijakan-kebijakan lama dari pendahulu-pendahulunya yang berkaitan dengan lingkungan hidup, masih dipertahankan sampai sekarang,” sebut Ahmad.

Lanjut Ahmad, selain upaya-upaya pembenahan internal, SD PT Pasangkayu juga diharuskan untuk membina tiga sekolah supaya meraih predikat adiwayata, minimal untuk tingkat kabupaten.

“Hal ini telah kami lakukan dengan membina tiga sekolah utama dan beberapa sekolah ring 1 PT Pasangkayu untuk menularkan pentingnya kepedulian pada lingkungan pada warga sekolah-sekolah ring 1 PT Pasangkayu,” tambahnya. (Ansar/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya