Polres Gayo Lues dan Jajarannya Lakukan Penanaman Pohon Serentak

14 January 2020 16:51
Polres Gayo Lues dan Jajarannya Lakukan Penanaman Pohon Serentak
Penanaman pohon serentak Polres Gayo Lues berserta jajarannya di area Stadion Pacuan Kuda Buntul Nege Jalan Pang Abu Blangsere, Desa Rikit Dekat, Kecamatan Kuta Panjang, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. (Bayu A/Trans89.com)

GAYO LUES, TRANS89.COM – Penanaman pohon serentak Polres Gayo Lues berserta jajarannya dengan tema, peduli penghijauan menanam pohon menanam pahala’, dihadiri sekitar 500 orang di area Stadion Pacuan Kuda Buntul Nege Jalan Pang Abu Blangsere, Desa Rikit Dekat, Kecamatan Kuta Panjang, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Selasa (14/1/2020).

Sambutan Bupati Gayo Lues Muhammad Amru mengatakan, kita bersama-sama di Stadion Pacuan Kuda Buntul Nege pagi ini yaitu untuk menindaklanjuti surat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Kapolri berkaitan dengan penanaman pohon secara serentak yang diprakarsai oleh Kapolres dan Kapolsek beserta seluruh jajarannya.

“Apa yang dilakukan oleh pihak Polres Gayo Lues ini sesuatu yang sangat sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues, dimana penghijauan ini kita terus kampanyekan bahkan untuk anggaran tahun 2019 diberikan kepada seluruh kepala desa (Kades) untuk mengalokasikan anggaran sedikitnya Rp5 juta guna melakukan penghijauan penanaman di hulu sungai untuk menjaga kondisi alam kita yang sekarang semakin kritis,” kata Amru.

Menurutnya, untuk yang dilakukan Polres Gayo Lues , kami atas nama Pemkab Gayo Lues memberikan apresiasi dan kami harapkan ini merupakan tonggak dari awal kesadaran kita, dimana perlunya melakukan penanaman yang kita lakukan hari ini.

“Saya kira hanya tonggak awalnya saja, yang selanjutnya saya berharap kepada seluruh lembaga instansi vertikal yang kawasannya dinilai kurang hijau dinilai kurang banyak tanaman-tanaman. Untuk itu kami instruksikan untuk melakukan penghijauan secara menyeluruh,” tutur Amru.

Ia menyampaikan kepada seluruh jajaran TNI/Polri, kami juga meminta untuk membantu kami membangun kesadaran para anak-anak didik di sekolah-sekolah kalau ada kesempatan untuk menjadi inspektur upacara hari Senin.

“Kami minta untuk melakukan kegiatan yang salah satu isinya disamping persoalan-persoalan lain yang perlu kita berikan. Kita jelaskan kepada masyarakat dan anak didik kita di sekolah yaitu pentingnya kesadaran terhadap pelestarian hutan, dimana dengan gerakan-gerakan penghijauan ini hutan kita bisa terjaga, lingkungan kita semakin asri dan hijau, sehingga jauh dari bencana, jauh dari persoalan-persoalan yang dapat mengancam kehidupan masyarakat kita,” papar Amru.

Dirinya berharap, karena ini dilakukan oleh instansi yang di mata bupati tingkat kedisiplinannya tinggi, dan diharapkan kalau hari ini kita tanam 1.500 pohon pinus maka dirinya pun berharap 1.500 pohon ini harus hidup.

“Untuk itu, kita harus berkoordinasi lagi, kita berbicara menanam sejuta pohon tapi tidak ada 100 pohon pun yang tumbuh. Lebih baik 1.500 ditanam dan semuanya harus tumbuh dan ini akan menjadi contoh bagi semua masyarakat, sehingga yang kita kenal hijau kaya dengan hutan dan ini yang bisa kita andalkan dan terus terjaga sampai ke anak cucu kita,” harap Amru.

Amru juga terkesan dengan apa yang disampaikan Kapolres Gayo Lues, dimana dirinya apresiasi adalah sebelum adanya instruksi program penghijauan ini.

“Beliau (Kapolres) itu secara bersama-sama sudah melakukan penghijauan di lingkungan kantor Polres Gayo Lues dengan melakukan penanaman pohon,” ujar Amru. (Bayu/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya