Alfamidi Bermohon Ke Pemkab Untuk Buka Gerai, Fraksi Tolak Alfamidi di Pasangkayu

14 January 2020 16:32
Alfamidi Bermohon Ke Pemkab Untuk Buka Gerai, Fraksi Tolak Alfamidi di Pasangkayu
Pengurus Fraksi Pasangkayu, Muhammad Iqbal Al Islami. (Enis/Trans89.com)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Beredar surat Asisten II Bidang Perkonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pasangkayu, Makmur mengundang stakeholder terkait lingkup Pemerintah Kabupaten Pasangkayu (Pemkab) untuk lakukan rapat menindaklanjuti surat Branch Manager Alfamidi 039//MUI/PLU/XI-2019 pertanggal 18 November 2019.

Dimana surat Branch Manager Alfamidi tersebut, tentang permohonan pembukaan gerai Alfamidi di wilayah Kabupaten Pasangkayu.

Sementara surat yang ditandatangani oleh Asisten II Setda Kabupaten Pasangkayu, Mamkur pertanggal 13 Januari 2020 dengan jadwal rapat hari ini, Selasa tanggal 14 Januari 2020, yang akan digelar diruang rapat Asisten Ekonomi Pembangunan di Kantor Bupati, Jalan Ir Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), dengan agenda pembahasan pembukaan gerai Alfamidi.

Surat Asisten II Bidang Perkonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Pasangkayu. (Muhammad Iqbal Al Islami)

Berdasarkan hal itu, Pengurus ForumĀ  Demokrasi Indonesia (Fraksi) Pasangkayu, Muhammad Iqbal Al Islami angkat bicara mengatakan, Alfamidi pembunuh usaha pedagang kali lima (PKL) dan kios warga serta pasar tradisional.

“Alfamidi pembunuh pedagang kaki lima, kios-kios warga dan pasar tradisional. Hal ini jangan sampai di berikan ruang. Pemda Kabupaten Pasangkayu harus memikirkan nasib rakyak lokal kita. Berapa usaha akan terbunuh ketika gerai Alfamidi ini terbuka,” kata Iqbal.

Menurutnya, mereka (Alfamidi) adalah pemodal yang besar yang tidak memikirkam bagaimana nasib PKL dan pasar tradisional.

“Dengan ini saya meminta kepada Pemda Pasangkayu agar hal ini tidak diberikan ruang,” tutur Iqbal.

Ia menyebutkan, solusi untuk mendorong pedagang kita untuk bisa lebih maju dan meningkat adalah bagaimana pemerintah membantu mereka untuk terus mengembangkan usaha-usaha kecilnya dengan fasilitas yang layak.

“Tetapi kalau ini terjadi dengan diberikannya ruang kepada gerai Alfamidi di Pasangkayu berarti memberikan ruang kepada kapitalis untuk menikmati ekonomi di atas derita rakyat kecil,” sebut Iqbal.

Iqbal mengungkapkan, Alfamidi adalah sebuah desain yang akan menjadi akar untuk melemahkan PKL dan pasar tradisional terkhususnya wilayah Pasangkayu.

“Kami minta pemerintah berpihak kepada masyarakat, jangan berpihak kepada pemodal yang akan memberikan penderitaan kepada PKL dan pedagang pasar tradisional,” ungkapnya. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya