OTT KPK Terhadap Komisioner KPU, Mantan Caleg PDI Perjuangan Dapil Kalbar Alexius Akim Angkat Bicara

14 January 2020 02:20
OTT KPK Terhadap Komisioner KPU, Mantan Caleg PDI Perjuangan Dapil Kalbar Alexius Akim Angkat Bicara
Mantan Caleg DPR RI pada Pemilu 2019 yang dipecat PDI Perjuangan Dapil Kalbar 1, Alexius Akim menggelar konferensi pers di Basement Rumah Radank Cafe, Jalan Sutan Syahrir, Kelurahan Sui Bangkong, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak. (Indra Batra/Trans89.com)

PONTIANAK, TRANS89.COM – Mantan Calon Legislatif (Caleg) DPR RI pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang dipecat PDI Perjuangan Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Barat (Kalbar) 1, Alexius Akim menggelar konferensi pers di Basement Rumah Radank Cafe, Jalan Sutan Syahrir, Kelurahan Sui Bangkong, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Senin (13/1/2020).

Alexius Akim angkat bicara terkait penangkapan operasi tangkap tangan (OTT) Komisioner KPU RI Wahyu Setyawan oleh KPK RI yang menyeret nama Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

PDI Perjuangan memecat Alexius Akim di hari-hari terakhir jelang penetapan calon terpilih untuk DPR RI. Akim merupakan peraih kursi kedua di Dapil Kalbar 1 untuk DPR RI dari PDI Perjuangan setelah kursi pertama untuk mantan Gubernur Kalbar, Cornelis yang meraih suara terbanyak kedua se-Indonesia.

Alexius Akim gagal ke Senayan seusai dipecat dan diganti Maria Lestari merupakan Caleg lain dari PDI Perjuangan.

Istri Wakil Bupati Landak, Herkulanus Heriadi tersebut menempati urutan ke empat terbanyak di bawah Michael Jeno. Hanya, Michael Jeno memilih mengundurkan diri sehingga Maria Lestari melenggang mulus. Maria Lestari merupakan anggota Komisi X dan Badan Legislasi (Baleg).

Akim mengatakan, dirinya tidak mau mencampuri urusan yang bukan wewenangnya, tapi ingin membahas apa yang menjadi permasalahannya.

“Hal ini bukanlah hal yang menjadi rahasia lagi pada saat penetapan Caleg DPR RI terpilih dari Dapil Kalbar 1 pada tanggal 31 Agustus 2019 oleh KPU Provinsi Kalbar,” kata Akim.

Menurutnya, yang menjadi pertanyaan baginya, kalau dirinya Caleg dengan suara terbanyak kedua di bawah Cornelis tetapi malah dipecat tanpa melalui prosedur.

“Kalaupun saya dianggap melanggar prosedur partai tetapi kenapa tiba-tiba Caleg suara terbanyak Nomor 3 Michael Jeno mengundurkan diri dan yang naik adalah Caleg Nomor 4 Maria Lestari,” tutur Akim.

Ia menjelaskan, apa yang dirinya lakukan terkait putusan tersebut hanya berdoa saja dan menerima putusan tersebut, namun putusan tersebut bukan berdasarkan putusan Bawaslu, KPU ataupun DKPP RI, karena putusan lembaga penyelenggara Pemilu tersebut tidak ada masalah.

“Beberapa hari terakhir ini kita mendengar adanya penangkapan OTT salah satu Komisioner KPU RI Wahyu Setyawan terkait Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR RI yang menyeret nama Sekjen PDI P Hasto Kristiyanto, tapi terkait permasalahan tersebut biarkan publik yang menilai,” jelas Akim.

Dirinya menyebutkan, negara kita adalah negara hukum, jangan biarkan hukum hajam ke bawah tapi tumpul ke atas, hal ini bisa jadi pembelajaran bagi kita agar sistem demokrasi kita bisa lebih baik

“Latar belakang saya dari birokrat (ASN) berawal dari Guru. Saya tidak punya kekuatan untuk melakukan gugatan hukum. Namun saya meminta agar ini dapat menjadi pelajaran dan perbaikan sistem demokrasi di negara kita,” sebut Akim.

Dirinya saat ini berada di Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bukan berarti pindah partai, tapi karena ia di pecat dari PDI Perjuangan, jadi tidak ada istilah pindah partai.

“Akan tetapi, pada tanggal 20 November 2019, saya di undang kembali dalam rapat konsolidasi PDI Perjuangan tingkat Provinsi Kalbar, kemudian bertanya, kenapa dirinya di undang,” ujar Akim.

Akim mengungkapkan kalau dirinya disampaikan masih menjadi anggota PDI Perjuangan, sehingga hal tersebut membingungkannya.

“Kenapa kalau saya tidak dipecat, tapi kenapa saya tidak menduduki kursi DPR RI. Hal tersebut masih menjadi tanya tanya dan harus diketahui oleh publik serta perlu rekan-rekan ketahui bahwa hingga saat ini saya belum pernah menerima surat pemecatan saya dari PDI Perjuangan,” ungkap Akim. (Indra/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya