Dinsos dan BPBD Mamuju Kunjungi Warga Lakukan Pendataan Akibat Cuaca Ekstrem di Tapalang

13 January 2020 02:33
Dinsos dan BPBD Mamuju Kunjungi Warga Lakukan Pendataan Akibat Cuaca Ekstrem di Tapalang
Tim teknis dari Dinsos serta BPBD survey korban terdampak cuaca ekstrem akibat air laut pasang dan angin kencang di Kecamatan Tapalang dan Tapalang Barat Kabupaten Mamuju, Sulbar. (Humas Pemkab Mamuju)
.

MAMUJU, TRANS89.COM – Tidak menunggu lama, korban terdampak cuaca ekstrem akibat air laut pasang dan angin kencang yang terjadi malam tadi di Kecamatan Tapalang dan Tapalang Barat langsung mendapat reaksi cepat dari Dinas Sosial (Dinsos) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Lewat arahan Bupati Mamuju Habsi Wahid yang ditindaklanjuti Sekda Kabupaten Mamuju Suaib, sejumlah instansi teknis melakukan pertemuan di kediaman Sekda di Jalan Pengayoman, Kabupaten Mamuju, Minggu (12/1/2020).

Usai pertemuan singkat tersebut, semua perangkat teknis diperintahkan menuju kelokasi, dan sekira pukul 10:30 wita, Kepala Dinas Sosial yang telah berada di titik terparah telah memastikan telah menerima data sementara korban terdampak sebanyak 11 rumah warga rusak ditambah 1 sekolah juga mengalami nasib yang sama.

Kepala Desa (Kades) Taan, Kecamatan Tapalang, Rahmat Kasim mengatakan, puncak kejadian terjadi pada pukul 17;30 jelang Magrib, air laut menerjang masuk ke rumah-rumah warga dan menyebabkan kerusakan meski tidak terdapat korban jiwa namun kondisi tersebut masih harus diwaspadai.

“Saya bersama Camat, Babinsa ditambah BPBD dan Dinsos menghimbau warga untuk sementara mengungsi ditempat yang lebih aman, karena hingga saat ini masih ada warga yang memilih bertahan di rumahnya. Kami akan lihat perkembangannya, karena cuaca sekarang tidak bisa diprediksi jadi harus diungsikan dulu,” kata Rahmat.

Sementara Kadis Sosial Mamuju, Lutfi Muis yang berada dilokasi memastikan telah mempersiapkan langkah taktis untuk memberikan bantuan kepada korban bencana.

“Langkah awal akan didirikan posko sementara untuk menampung warga di sekitar Masjid Desa Taan, selanjutnya seluruh tim akan melakukan survey ke desa lain hingga ke Kecamatan Tapalang Barat untuk di data dan dilakukan tindakan<” ujar Lutfi.

Ditempat yang sama, Kepala BPBD Mamuju Ali Rahman menuturkan, tim juga didampingi Kepala BPKAD Budianto Muin.

“Langkah yang dilakukan akan langsung terkorelasi lintas sektor dalam penangan musibah ini,” tutur Ali.

Nama pemilik rumah korban bencana cuaca ekstrem di Tapalang, Kabupaten Mamuju, yakni Amiruddin, Baharuddin, Fahri, Baharuddin S, Astar, Nu’mang, Muh Sahid, Rasada, Ukka, Baddu, Lukman dan bangunan SDN Serang Desa Taan. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya