Longsor Jalan Poros Mamasa-Polewali, Andarias Himbau Warga Hati-Hati Melintasi Jalan Poros Messawa-Pasapa

12 January 2020 21:27
Longsor Jalan Poros Mamasa-Polewali, Andarias Himbau Warga Hati-Hati Melintasi Jalan Poros Messawa-Pasapa
Jalan poros penghubung Kabupaten Mamasa-Polman di Desa Pasapa Mambu, Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa, Sulbar, nyaris terputus akibat longsor. (Andi Waris Tala/Trans89.com)

MAMASA, TRANS89.COM – Setelah diguyur hujan disertai angin kencang selama dua gari dua malam, mengakibatkan jalan poros penghubung Kabupaten Mamasa-Polewali Mandar (Polman) di Pasapa Mambu nyaris terputus akibat longsor.

Jalan penghubung kedua kabupaten melalui jalur Pasapa Mambu longsor sepanjang 15 meter dan badan jalan lainnya mengalami retak sekitar 20 meter.

Kepala Desa (Kades) Pasapa Mambu, Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat (Sulbar), Andarias Ringgi saat ditemui tak jauh dari lokasi longsor mengatakan, jalan poros Pasapa Mambu-Messawa saat sekarang ini kondisinya memprihatinkan dengan curah Hujan yang semakin meningkat.

“Warga Desa Pasapa Mambu kuatir atas longsornya jalan penghubung tersebut, sebab merupakan akses satu-satunya yang di lalui masyarakat dari Kabupaten Polman,” kata Andarias, Minggu (12/1/2020).

Selain itu, menurut Andarias, di kuatirkan jika jalan poros itu putus, maka suplay kebutuhan pokok sembako masyarakat Desa Pasapa Mambu, Ratte dan Kalosi Losi akan terkendala.

“Akses jalan lainnya sangat jauh berputar ketika masyarakat harus ke Polman berbelanja kebutuhan pokok. Bencana longsor jalan poros di Pasapa Mambu juga mengakibatkan lahan persawahan penduduk tertimbun dikaki bukit, tepatnya dibawah longsoran jalan,” tutur Andarias.

Untuk itu, Ia dan masyarakat Pasapa Mambu mengharapkan bantuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sekiranya dapat ke lokasi melihat langsung kondisi longsor di Pasapa Mambu.

“Masyarakat mengharapkan jalan tersebut segera dialihkan atau diperlebar, sehingga bagian badan jalan yang retak bisa dihindari oleh pengguna jalan, harap Andarias.

Ia menyebutkan, seandainya ada alat berat excavator, badan jalan bisa dipindahkan dengan cara membuka jalur jalan baru disekitar longsoran.

“Kami sangat membutuhkan alat berat untuk benahi jalan yang longso dan diharapakan Pemda Mamasa bisa mengirim alat tersebut ke desa kami. Saya juga imbau warga agar hati-hati saat melintasi jalan poros Messawa-Pasapa Mambu,” sebut Andarias.

Sekedar di ketahui, hujan disertai angin kencang mengakibatkan beberapa titik longsoran di jalan poros Polewali-Mamasa, seperti di daerah Kecamatan Messawa, longsoran sedikitnya ada tiga titik.

Selain jalan longsor, angin kencang juga mengakibatkan pohon kayu tumbang. Seperti kejadian di Kelurahan Messawa siang kemarin, sebuah pohon tumbang akibatkan padamnya aliran listrik dari PLN di wilayah pegunungan, mulai Messawa hingga Kota Mamasa. (AWT/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya