LMP Unjuk Rasa di Kantor PDAM Tirta Bhagasasi Desak Pelayanan Maksimal di Wilayah Bekasi

10 January 2020 00:20
LMP Unjuk Rasa di Kantor PDAM Tirta Bhagasasi Desak Pelayanan Maksimal di Wilayah Bekasi
Laskar Merah Putih (LMP) Bekasi di Kantor PDAM Tirta Bhagasasi di Desa Hegar Mukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jabar. (Arief Djumadi/Trans89.com)

BEKASI, TRANS89.COM – Unjuk rasa Laskar Merah Putih (LMP) Bekasi diikuti sekitar 100 orang peserta aksi dipimpin Eko Triyanto di Kantor PDAM Tirta Bhagasasi di Desa Hegar Mukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Kamis (9/1/2020).

Perwakilan Laskar Merah Putih di terima Kabid Humas dan Hukum PDAM Tirta Bhagasasi Yusmet didampingi Fauzi dan Iwan Gunawan serta diahdiri Kapolsek Cikarang Pusat AKP Somantri didampingi Iptu Andi S, Kasi Humas Satpol PP Kabupaten Bekasi Ricardo Sijabat, sementara dari LMP, Zaenal Abidin Rizal, Choirul dan Tari.

Zaenal Abidin mengatakan, pelayanan PDAM tidak maksimal di wilayah Cikarang Selatan, Bojong Mangu, Cibarusah, Tarumajaya dan Cabang Bungin, apabila tidak direalisasi tuntutan kami, mohon maaf kami akan kerahkan massa yang lebih banyak lagi.

“Berhentikan Direktur Utama (Dirut) PDAM Asep Rahman yang telah gagal dan terlalu lama menjabat sudah sekitar 14 tahun. Setiap warga negara berhak menyampaikan aspirasi di depan umum. Masyarakat sudah resah dan ketidakpuasan pelayanan PDAM dan kami hadir disini untuk menindaklanjutinya,” kata Zaenal.

Tari menuturkan, kami pihak LMP meminta jangan hanya diatas kertas, karena wilayah Cibarusah air wudhu saja tak ada, apalagi untuk mandi, sampai kami beli air dari tangki.

“Intinya, kami minta pihak PDAM bekerja realita dilapangan, agar kami dan masyarakat tidak resah kekurangan air,” tutur Tari.

Tanggapan Kabag Humas dan Hukum PDAM Tirta Bhagasasi, Yusmet menjelaskan, kami juga pihak PDAM bekerja semaksimal mungkin melayani masyarakat untuk air bersih.

“Cabang Cibarusah sudah kami perintahkan agar melayani masyarakat sekitarnya, agar tidak kekeringan khususnya air bersih. Intinya, tujuan dan tuntutan rekan LMP sama dengan pihak kami PDAM sudah memikirkan itu,” jelas Yusmet.

Ia menyebutkan, apalagi kita PDAM anggaran kita terbatas dan kamipun sudah sampaikan ke pusat tentang keluhan masyarakat Kabupaten Bekasi.

“PDAM ini pemiliknya adalah Bupati dan Walikota kota Bekasi,” sebut Yusmet.

Sementara Eko Triyanto datang dari luar keruang mediasi dan spontan langsung memukul meja dan memerintahkan seluruh anggota LMP untuk bubar dan jangan di lanjutkan mediasi.

“Saya akan mengerahkan pasukan saya lebih banyak lagi,” ancam Eko.

Mediasipun bubar dari ruangan dan seluruh anggota LMP membubarkan diri. Tidak ada keputusan tentang tuntutan LMP serta akan melaksanakan aksi lebih banyak lagi dengan massa lebih besar, namun jadwalnya belum di ketahui.

Aksi LMP merupakan akumulasi kekecewaan pablik terkait pelayanan suplai air dari PDAM Tirta Bhagasasi diwilayah Kabupaten Bekasi. (Arief/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya