SP PT Jakarta International Container Terminal Unjuk Rasa Depan Kantor Kementerian BUMN, Ini Tuntutannya

08 January 2020 00:47
SP PT Jakarta International Container Terminal Unjuk Rasa Depan Kantor Kementerian BUMN, Ini Tuntutannya
Aksi Serikat Pekerja PT Jakarta International Container Terminal (SPJICT) depan kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat. (Arief Djumadi/Trans89.com)

JAKARTA, TRANS89.COM – Unjuk rasa Serikat Pekerja PT Jakarta International Container Terminal (SPJICT) diikuti sekitar 80 orang peserta aksi dipimpin Bayu Saptari depan kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (7/1/2020).

Massa aksi membawa spanduk dan poster bertuliskan, pekerja pelabuhan lawan privatisasi korup di JICT, #byehutchison, #save JICT, #justice4dockworkers. Kontrak hutchison habis 27 Maret 2019, saatnya JICT kembalikan ke NKRI. Batalkan perpanjangan kontrak JICT yang penuh kongkalikong. Loyalitas kepada negara tidak ditawarkan. JICT lebih menguntungkan dikelola mandiri oleh BUMN sesuai audit investigati BPK RI. Kerugian Rp4.08 triliun kasus kontrak JICT bukan hoax, hutchison out.

Orasi Bayu Saptari mengatakan, aksi kita hari ini adalah aksi damai dalam rangka mendukung kinerja bersih-bersih yang dilakukan Erick Tohir selaku Menteri BUMN.

“Kami sangat mendukung progam-progam yang sedang dijalankan oleh beliau (Erick Tohir), bahwa dengan adanya kegiatan bersih-bersih tersebut Indonesia akan semakin maju dan terhindar dari ikut campur tangan asing. Kami berharap, agar Bapak Erick Tohir segera melakukan bersih-bersih di kawasan Tanjung Priuk,” kata Bayu.

Massa aksi melakukan konferensi pers diwakili Firman menyampaikan, kami menyoroti perihal peran penting BUMN dalam kontrak JICT dengan adanya PHK massal dari pekerja JICT yang belum dapat terselesaikan.

“Kami menginginkan JICT di kelolah tanpa campur tangan asing. Kami mendukung dan berharap Bapak Menteri dapat bersih dan beres di lingkungan BUMN. Kami akan melakukan aksi sampai aspirasi kami di dengar oleh Kementerian BUMN,” papar Firman.

Selanjutnya massa aksi duduk-duduk di depan Kementerian BUMN. (Arief/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya