GMPK Unjuk Rasa Depan Istana Negara, Desak Usut Tuntas Dugaan Kasus Novel

08 January 2020 22:30
GMPK Unjuk Rasa Depan Istana Negara, Desak Usut Tuntas Dugaan Kasus Novel
Aksi Gerakan Mahasiswa Pengawal Keadilan (GMPK) depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat. (Bagus Prasetyo/Trans89.com)
.

JAKARTA, TRANS89.CONM – Unjuk rasa Gerakan Mahasiswa Pengawal Keadilan (GMPK) diikuti sekitar 30 orang peserta aksi dipimpin Wiryawan depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (7/1/2020).

Mssa aksi membawa spanduk dan poster bertuliskan, aksi akbar Gerakan Mahasiswa Pengawal Keadilan (GMPK) tangkap dan adili Novel Baswedan. Meminta Mabes Polri dan Kejagung RI untuk bersikap tegas terhadap kasus penganiyaan yang dilakukan oleh Novel Baswedan. Tangkap Novel Baswedan.

Orasi Wiryawan mengatakan, dari tahun 2004 sampai hari ini belum ada kepastian hukum terkait kasus Novel Baswedan.

“Kita meminta Novel Bawesdan segera ditangkap. Setiap warga negara mempunyai hak yang sama dimuka hukum. Bagaimana seorang Novel bawesdan masih berkeliaraan dengan bebas di negeri ini,” kata Wiryawan.

Menurutnya, kami disini meminta Presiden RI untuk segera memerintahkan bawahannya agar membuka kembali kasus Novel Bawesdan.

“Kami mendesak aparat penegak hukum untuk segera menahan dan mengusut tuntas kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Novel Baswedan,” tutur Wiryawan.

Ia juga meminta kepada Kejaksaan segera melanjutkan kasus Novel Baswedan untuk secepatnya disidangkan, karena kasus Novel telah dinyatakan sudah P-21.

“Memintak kepada Mabes Polri dan Kejagung RI untuk bersikap tegas dalam perkara kasus dugaan penganiayaan dan penembakan yang diduga dilakukan oleh Novel Baswedan.
Usut tuntas kasus penganiayaan yang diduga dilakukan Novel Baswedan pada tahun 2004 di Bengkulu,” pinta Wiryawan. (Bagus/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya