Bantuan Bibit Kentang Distan Mamasa Membusuk, Ramli: Bibit Berkualitas Adalah Bibit Bersertifikat

07 January 2020 01:13
Bantuan Bibit Kentang Distan Mamasa Membusuk, Ramli: Bibit Berkualitas Adalah Bibit Bersertifikat
Ketua Tim Investigasi LSM Akindo Sulbar dan Ramli Tinulu dilokasi pendistribusi bibit kentan dikediaman Ketua Kelompok Tani Maju Bersama di Kelurahan Tabone, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Messawa, Sulbar. (Tadisu Sarrin/Trans89.com)

MAMASA, TRANS89.COM – Bantuan bibit kentang dari Dinas Pertanian (Distan) Mamasa kepada kelompok tani diwilayah Kabupaten Mamasa sangat mengecewakan.

Pasalnya, bantuan bibit kentang tahun 2019 oleh Bidang Holtikultura Distan Mamasa dianggap tidak layak tanam karena sebahagian membusuk.

Selain dianggap tidak layak tanam, kelompok tani juga di rugikan sebab mereka telah mengeluarkan biaya cukup besar untuk menggarap lahan mereka, ternyata bibit yang dikirim pihak Distan kepada para petani adalah bibit busuk dan berulat.

Hal ini diungkapkan Ketua Kelompok Tani Maju Bersama, Joni saat ditemui dikediamannya di Kelurahan Tabone, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Messawa, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (6/1/2020) malam.

“Saya bersama anggota Kelompok Tani Maju Bersama sangat kecewa dengan bantuan bibit yang kami anggap tidak layak tanam, sebab bibit tersebut di tunggu oleh anggota kelompok kami selama 5 bulan. Begitu bibit tersebut tiba di lokasi (rumah Joni), bentuk dan kondisi bibit kentang ini sangat mengecewakan,” ungkap Joni.

Olehnya itu, Joni meminta agar Distan mengganti bibit kentang yang berkualitas, mengingat kerugian dalam bentuk biaya menggarap lahan yang telah dikeluarkan oleh anggota Kelompok Tani Maju Bersama. Jika Distan tidak ada niat mengganti bibit itu, maka bibit yang sudah membusuk ini segera diangkut kembali ke kantor Distan Mamasa.

“Tidak ada gunanya ditumpuk disini. Kami tidak berani menanam bibit seperti ini, karena dapat dipastikan kerugian kami semakin bertambah,” ujar Joni.

Mengenai bantuan bibit kentang yang dianggap tidak berkualitas, Ramli Tinulu memberikan perbandingan antara bibit kentang berkualitas dan rendah kualitasnya.

Menurut Ramli Tinulu yang sudah sangat paham dengan jenis-jenis bibit kentang, bibit yang berkualitas adalah bibit bersertifikat, yakni antara lain jenis bibit granola L, granola intan, dayang sumbi, granola king dan kentang industri jenis atlantik.

“Bibit yang berkualitas adalah bibit bersertifikat dimana bibit kentang itupun harus melalui proses sortir di area penangkaran benih Pengalengan Bandung dan sekitarnya,” tutur Ramli.

Ia menjelaskan, selain kualitas dan jenis bibit, proses pengiriman bibit juga harus menggunakan kemasannya peti kayu untuk menjaga bibit agar tidak lecet dan pecah karena benturan.

“Sementara kita lihat sendiri, bibit kentang yang didistribusikan Distan Kabupaten Mamasa menurut kemungkinan bibit jenis atlantik dan memang bibit jenis atlantik sudah jarang diproduksi di penangkaran benih, karena bibit jenis atlantik ini masuk kategori kentang industri,” jelas Ramli.

Sementara Ketua Tim Investigasi LSM Anti Korupsi Indonesia (Akindo) Sulbar, Andi Waris Tala yang ikut melakukan pengecekan ke lokasi tempat pendistribusian bibit kentang di Kelurahan Tabone menegaskan, persoalan ini akan sampai kepada pihak yang berwajib dalam hal ini pihak Kejkasaan Tinggi (Kejati) Sulbar dan Unit Tindak Pidan Korupsi (Tipikor) Polda Sulbar.

“Dari hasil investigasi dilapangan, kuat dugaan bahwa oknum penyuplai bibit kentang dari Distan Mamasa tidak memahami mekanisme penyaluran dalam hal mutu dan kualitas serta jenis bibit yang layak sesuai kultur tanah dan geografis Kabupaten Mamasa,” tegas Andi Waris yang akrab disapa AWT ini.

Olehnya itu lanjut AWT, LSM Akindo Sulbar dalam waktu dekat akan melaporkan dugaan penyalahgunaan dana pengadaan bibit kentang Distan Mamasa.

“Hal ini tidak bisa didiamkan, sebab hal ini benar-benar merugikan petani dan negara. Pokoknya hal ini harus masuk ke ranah hukum,” terang AWT. (Tadius/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya