Babinsa Kodim 0817 Gresik Lakukan Pembersihan Akibat Bencana Puting Beliung

07 January 2020 01:04
Babinsa Kodim 0817 Gresik Lakukan Pembersihan Akibat Bencana Puting Beliung
Para Babinsa Koramil 0817/01 Driyorejo, Kodim 0817/Gresik terjun langsung melaksanakan kegiatan evakuasi bersama dengan komponen yang terkait untuk membantu akibat bencana alam angin puting beliung di wilayah Teritorial Koramil Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jatim. (Pendim 0817 Gresik)
.

GRESIK, TRANS89.COM – Para Babinsa Koramil 0817/01 Driyorejo, Kodim 0817/Gresik terjun langsung melaksanakan kegiatan evakuasi bersama dengan komponen yang terkait untuk membantu akibat bencana alam angin puting beliung di wilayah Teritorial Koramil Driyorejo.

Kejadian tersebut terjadi diawali dengan hujan deras disertai angin kencang yakni puting beliung yang melanda di wilayah Kecamatan Driyorejo dan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim), Minggu (5/1/2020).

Babinsa Koramil 0817/01 Driyorejo, Serka Rudianto menerangkan ada beberapa desa yang terdampak bencana dari puting beliung, diantaranya desa ada 3 rumah rusak ringan dan 1 warkop rusak berat.

“Desa Randegansari pohon tumbang dan terop hajatan warga yang ambruk, Desa Gadung pohon tumbang, Desa Driyorejo pohon tumbang, Desa Wedoroanom tiang listrik sepanjang ruas jalan Menganti-Driyorejo banyak yang roboh serta pohon juga tumbang, Desa Cangkir 6 pohon tumbang, Desa Kesamben Wetan 1 rumah rusak ringan dan Desa Petiken tiang listrik rusak, pohon tumbang dan warkop banyak yang rusak,” terang Serka Rudianto melalui siaran pers Pendim 0817 Gresik diterima Redaksi, Senin (6/1/2020).

Menurutnya, langkah-langkah yang diambil pihaknya setelah berkoordinasi dengan Danramil 0817/01 Driyorejo, Mayor Inf Sali, dimana Anggota Koramil 0817/01 Driyorejo melaksanakan siaga bencana terjun ke wilayah masing-masing, juga koordinasi dengan petugas PLN untuk melaksanakan perbaikan tiang listrik yang roboh.

“Kita juga berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk mengerahkan warga dalam melaksanakan tanggap darurat bencana dan koordinasi dengan Polsek untuk melakukan pendataan serta evakuasi warga yang terdampak serta melaporkan ke komando atas,” tutur Serka Rudianto.

Serka Rudi juga melaksanakan evakuasi dan mengecek kondisi terakhir di wilayah desa binaannya setelah pasca bencana alam hujan lebat disertai angin puting beliung yang menimpah warung makan dan kopi milik Budi (31) warga Dusun Pidodo, Desa Sumput, RT 01/RW 05 dengan kerugian sekitar sekitarRp15 juta.

“Tidak ada korban jiwa dan menemukan atap galvalum milik salah satu warga masyarakat Desa Sumput RT 03/RW 01 yang rusak dan terbang ke samping rumahnya dengan kerugian sekitar Rp10 juta,” demikian Serka Rudi. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya