Sekolah Literasi Kembali Menggelar Kuliah Umum di Aula Pascasarjana UIN Ar Raniry Banda Aceh

04 January 2020 08:16
Sekolah Literasi Kembali Menggelar Kuliah Umum di Aula Pascasarjana UIN Ar Raniry Banda Aceh
Sekolah Literasi kembali menggelar kuliah umum dan literasi di Aula Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Jalan T Nyak Arief Kopelma Darusalam, Kota Banda Aceh. (Aljawahir/Trans89.com)

BANDA ACEH, TRANS89.COM – Sekolah Literasi kembali menggelar kuliah umum dan literasi di Aula Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Jalan T Nyak Arief Kopelma Darusalam, Kota Banda Aceh, Jumat (3/1/2020).

Kegiatan ini diikuti sekitar 130 orang dari berbagai unsur, baik dari mahasiswa, LSM dan lainnya.

“Acara ini juga menghadirkan pemateri nasional sekaligus Pimpinan Redaksi Rakyat Merdeka Online (RMOL), Ruslan Tambak dan juga pendiri sekolah literasi anggota DPD RI Fachrul Razi,” kata ketua panitia Ridha selaku ketua panitia di Banda Aceh.

Sementara Koordinator Sekolah Literasi, Aljawahir dalam sambutan pembukaan menyampaikan, sekolah literasi yang pertama, kita pernah mencetak kader sebanyak 101 orang dan Alhamdulillah sampai sekarang masih bertahan dan sudah menulis di berbagai media lainnya.

“Harapannya kedepan, kader kita wajib membaca lebih (kepung perpustakaan), tuangkan dalam tulisan dan seringlah mengulang-ngulang dalam berbicara, sehingga apapun isu yang berkembang harus dianalisa dan diuraikan dalam tulisan atau berbicara singkron dengan kondisi saat ini,” paparnya.

Selanjutnya dalam paparan materi the power of literasi, Fachrul Razi MIP mengatakan, literasi anak milenial khususnya Aceh sekarang masih lemah sekali, dan jikalau ini terusan kita budayakan maka pastikan generasi Aceh dimasa yang akan datang akan terdoktrin dengan isu yang negatif selalu.

“Atas dasar itu, hemat saya perlunya Sekolah Literasi ini bukanlah untuk sesaat namun untuk kita, generasi kita dimasa yang akan datang. Kuasailah informasi, sehingga kalian bisa mengenal dunia secara nyata,” kata Fachrul.

Ia berpesan, upayakan diri kalian selalu menulis, optimalkan pemikiran kalian dalam berliterasi dan pastikan kalian akan mendapatkan sesuatu yang berbeda dari sebelumnya.

“Jadilah kader yang selalu siap dalam literasi, dan kedepan kita akan melakukan praktik nyata bagaimana metode baca cepat, menulis kreatif dan berbicara sesuai data, Jelas Fachrul Razi disambut tepuk tangan meriah oleh seluruh peserta,” pesan Fachrul.

Ruslan Tambak sebagai salah satu pemateri menyampaikan pengalaman hal jurnalistik dan hari ini memilih jalan menjadi wartawan daripada menjadi pegawai negeri. Menariknya dengan gaya yang sangat sederhana ia juga menyampaikan hal jurnalistik ala milenial.

“Kuasailah informasi, raihlah ilmu melalui jenjang pendidikan dan berliburlah jika ada waktu luang. Jiwa kritis penting, akan tetapi manfaat aktualisasi kritis jauh lebih penting,” ujarnya.

Acara ini turut di hadiri Direktur Aceh Woman for Peace Foundation Irma Sari, Perwakilan Badan Pamantau Pelayanan Public Kota Banda Aceh Maslina dan para mantan aktivis mahasiswa lainnya. (Alja/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya