Selamat Jalan Tahun Politik Nasional, Selamat Datang Tahun Politik Lokal

31 December 2019 12:29
Selamat Jalan Tahun Politik Nasional, Selamat Datang Tahun Politik Lokal
Ketua KPU Pasangkayu, Syahran Ahmad. (IST)

Oleh : Syahran Ahmad
Ketua KPU Pasangkayu

MENDUNG yang menggelayut di atas langit perpolitikan negeri ini, perlahan namun pasti berlalu. Semburat tebal awan hitam yang menggelantung di langit politik nasional sejak awal tahunpun sirna, Pergi bersama tahun 2019 yang membawanya menuju kuburan masa lalu.

Gegap gempita pertikaian politik yang mengiringi perjalanan 2018 menuju awal tahun 2019, kemudian mencapai titik kulminasinya sepanjang 2019.

Perbedaan pilihan calon pemimpin nasional, banyaknya calon legislator (caleg) beserta iming-imingnya, berkombinasi nyaris sempurna, mencerai beraikan kohesivitas publik yang memang tak kokoh lagi.

Bukan saja ikatan sosial yang melapuk akibat pertarungan kepentingan politik, tetapi juga berhasil memporak-porandakan kecerdasan publik.

Tidak salah, jika tahun 2019 yang sebentar lagi almarhum, disebut tahun politik. Ya, tahun politik nasional. Tahun kengerian akan jatuhnya ratusan korban penyelenggara pemilu. Tragis dan memilukan.

Hari ini, tersisa beberapa jam menuju tahun 2020. Sebagai warga bangsa, rasanya perlu mengurai ragam peristiwa politik yang berceceran disepanjang tahun 2019.

Ragam peristiwa itu mesti menjadi memori kolektif publik yang tidak semestinya dibiarkan berlalu belaka, lalu terkubur bersama sejarah.

Untuk itu, perayaan menyambut tahun baru, perlu dan penting. Perlu, agar kita tersadar bahwa sudah terlalu banyak yang hilang dari bangsa ini. Penting, untuk kita waspadai, bahwa kelak kehilangan itu tidak boleh dibiarkan sempurna. Karenanya, perayaan tahun baru bukan sekadar perayaan hore-hore. Atau bahkan sekadar bersenang-senang di kamar hotel mewah, menyambut tahun baru tanpa makna. Acara pelepasan tahun, sesungguhnya adalah perayaan kehilangan.

Dalam beberapa kebudayaan, seperti di Toraja, upacara kehilangan justru lebih meriah dibanding ritual kelahiran. Dengan merayakan kehilangan, kita lebih mampu mengingatkenang sesuatu.

Begitu banyak yang hilang dari bangsa ini sepanjang tahun politik nasional. Kuatnya gelombang politik identitas menyebabkan garis batas sosial dalam tubuh publik, semakin tegas. Seperti pembatas. Tidak seperti batas diantara warna pelangi yang saling tak bercampur, tetapi menyatu. Dan indah.

Perbedaan pilihan seolah telah menjadi argumentasi pembenar hadirnya pertikaian. Struktur sosial yang memang sudah tak kokoh, makin rapuh. Sukar dimengerti, perbedaan politik itu telah menyebabkan ikatan persaudaraan sesama anak negeri, bahkan sesama anak desa, merenggang nyaris putus. Ya, rasa persaudaraan lenyap, seketika terjadi perbedaan pilihan politik.

Bukan itu saja. Rasionalitas publik selama tahun politik nasional menipis hingga ke titik nadir. Kita bahkan nyaris kehilangan kesadaran politik untuk tidak mengatakan bahwa memang sudah tidak ada.

Pada perhelatan pemilu yang diikuti ribuan caleg di tiap level, tergambar dengan jelas. Betapa uang nyaris menjadi satu-satunya bahasa yang difahami pemilih. Politik uang mendigdayai dan meremuk-redamkan kesadaran politik. Tanpa ampun. Ya, tanpa perlu malu, harus diakui, nalar dan kesadaran pemilih menderita kalah secara sangat telak dihadapan uang selama perhelatan politik di tahun 2019.

Menyongsong tahun baru 2020, kita tetap perlu memupuk harapan bahwa kehidupan politik akan berjalan lebih baik. Tahun baru yang akan tiba beberapa detak jam ke depan, datang bersama sejumlah agenda politik lokal.

Pada September 2020, setidaknya 170 daerah akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (pilkada). Terdapat 9 provinsi yang akan menyelenggarakan pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Sementara, 171 kabupaten/kota akan menggelar pemilihan bupati beserta wakilnya.

Tahun 2020 akan menjelma menjadi tahun politik lokal bagi daerah yang akan menggelar Pilkada.

Seperti apa kehidupan politik pada pilkada tahun 2020? Tentu tak semudah meniup terompet tahun baru.

Selamat Natal bagi yang merayakan. Selamat Tahun Baru buat semua. (*)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya