Vonis Bebas Pemilik Tabung 3 Kg Bukan SNI, Krak Pertanyakan di PN Kota Palu dan Kejati Sulteng

30 December 2019 21:49
Vonis Bebas Pemilik Tabung 3 Kg Bukan SNI, Krak Pertanyakan di PN Kota Palu dan Kejati Sulteng
Aksi Koalisi Rakyat Anti Korupsi (Krak) dengan isu vonis bebas terhadap dugaan kasus pemilik tabung gas elpiji 3 kg yang tidak sesuai dengan NSI di kantor PN Kota Palu dan Kejati Sulteng. (Derry/Trans89.com)
.

PALU, TRANS89.COM – Unjuk rasa Koalisi Rakyat Anti Korupsi (Krak) dengan isu vonis bebas terhadap dugaan kasus pemilik tabung gas elpiji 3 Kilogram (kg) yang tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (NSI).

Aksi Krak tersebut diikuti 20 orang peserta aksi dipimpin Bereki di kantor Pengadilan Negeri (PN) Kota Palu dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (30/12/2019).

Massa aksi mempertanyakan vonis bebas terhadap kasus dugaan tabung gas elpiji 3 kg sebanyak 16.950 tabung yang tidak sesuai dengan SNI di lakukan oleh Riady (37), Ibrahim Muslimin (40), Edwiro Purwadi (67), serta Yanto Cahya Subuh (46) telah dinyatakan bebas.

Sementara spanduk yang dibawa massa aksi salah satunya bertuliskan, Hakim diminta bertanggungjawab jika tabung gas elpiji yang tidak SNI meledak ditangan masyarakat.

Masa Aksi tiba di kantor PN Kota Palu dan diterima Humas PN Kota Palu Lilik Sugiarto dengan tanggapan, kami sudah putuskan bebas mereka.

“Namun tetapi masih ada lagi langkah sidang yang akan lanjutkan dengan Kasasi,” ujar Lilik.

Selanjutnya masa aksi menuju kantor Kejati Sulteng dan diterima langsung jaksa Penuntut Umum (JPU) Zenuddin, Asisten Intel (Asintel) Kejati Ricmat Supriadi, Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Imam dengan tangapan, hal ini berawal dari operasi pasar, ada gas yang tidak SNI.

“Kami juga kaget, kok perkara bisa dinyatakan bebas. Kami juga meminta hasil keputusan, tapi belum ada. Kami juga memita untuk melakukan Kasasi pada tanggal 27 Desember 2019. Tanggal 3 (Januari 2020) tahun depan, kami juga akan cepat mengkanter keputusan sidang. Untuk barang bukti (B), kalau dari Jaksa harus di musanhkan, tapi kenyataannya BB masih ada di pihak kami Kejaksaan,” beber Zenuddin.

Massa aksi melanjutkan aksinya depan Polda dan DPRD Sulteng dengan tuntutan ynang sama. (Derry/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya