Fokusgampi Soroti Lambatnya Pembahasan RAPBK Pidie, Deni: RAPBK Pidie 2020 Langkahi Jadwal dan Aturan Permendagri

18 December 2019 16:20
Fokusgampi Soroti Lambatnya Pembahasan RAPBK Pidie, Deni: RAPBK Pidie 2020 Langkahi Jadwal dan Aturan Permendagri
Ketua Umum Fokusgampi Banda ACeh, M Deni Fitriadi. (Aljawahir/Trans89.com)
.

BANDA ACEH, TRANS89.COM – Forum Komunikasi Generasi Muda Pidie (Fokusgampi) Banda Aceh memberikan lampu kuning terhadap pemerintah agar serius dalam menyusun dan membahas Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (RAPBK) Pidie tahun 2020.

“Pada prinsipnya, pemerintah harus menjalankan tugasnya sesuai Tupoksi (tugas pokok dan fungsi) masing-masing dan harus merujuk kepada kemaslahatan rakyat sesuai dengan aturan yang berlaku. Keterlambatan pembahasan RAPBK Pidie sangatlah disayangkan, bila tidak di tanggapi dengan benar dan serius oleh pemerintah mengingat tahun 2020 tinggal menghitung hari,” kata Ketua Umum (Ketum) Fokusgampi, M Deni Fitriadi di Banda Aceh, Rabu (18/12/2019).

Menurutnya, Dalam aturan mengenai perencanaan dan pengesahan anggaran, seharusnya telah di bahas pada awal bulan Oktober yang lalu, mengingat sesuai tahapan dan jadwal proses penyusunan APBD 2020 diatur dalam Permendagri Nomor 33 tahun 2019, yaitu penyampaian rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang APBD oleh kepala daerah kepada DPRD.

“Paling lambat minggu kedua September 2019 bagi daerah yang menerapkan lima hari kerja perminggu, atau paling lambat minggu keempat September bagi daerah yang menerapkan enam hari kerja perminggu,” tutur Deni.

Ia menyebutkan, merujuk pada Undang-Undang (UU), hal ini juga sebenarnya sudah di perjelas di di aturan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, pasal 312 ayat (1) menyebutkan, kepala daerah dan DPRD wajib menyetujui bersama Ranperda tentang APBD paling lambat satu bulan sebelum dimulainya tahun anggaran setiap tahun.

“Artinya, bila pihak eksekutif baru menyerahkan RAPBK 2020 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie, Senin 16 Desember 2019 kemarin, maka pembahasan sampai persetujuan bersama terhadap RAPBK Pidie 2020 sudah melangkahi jadwal dan aturan yang diatur dalam Permendagri Nomor 33 Tahun 2019 tentang pedoman penyusunan APBD 2020,” sebut Deni.

Deni mengingatkan kepada orang tua kami di pemerintahan Pidie untuk serius dan tepat sasaran dalam penggunaan anggaran demi kemaslahatan rakyat Pidie.

“Sebagaimana kita ketahui, Fokusgampi Banda Aceh salah satu paguyuban masyarakat Pidie di Banda Aceh sangat mendukung program-program pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat dan berharap pada bulan Desember ini, RAPBK Pidie telah di sahkan alias ketuk palu dengan sebenar-benarnya,” demikian Deni. (Alja/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya