Peringati Hari Anti Korupsi, FRAKSI Unjuk Rasa di Bundaran Smart Pasangkayu

10 December 2019 22:51
Peringati Hari Anti Korupsi, FRAKSI Unjuk Rasa di Bundaran Smart Pasangkayu
Unjuk rasa Forum Pemuda Anti Korupsi (FRAKSI) Pasangkayu dalam rangka peringati Hari Anti Korupsi se-Dunia, berlangsung di Bundaran Smart, Jalan Ir Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Radit Anggara/Trans89.com)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Unjuk rasa 10 orang tergabung dalam Forum Pemuda Anti Korupsi (FRAKSI) Pasangkayu dalam rangka peringati Hari Anti Korupsi se-Dunia dengan tema, ‘Bersama Pemuda Melawan Korupsi’.

Aksi itu dipimpin Inisiato FRAKSI Pasangkayu Burhanuddin, sedangkan peserta aksi terdiri dari beberapa elemen diantaranya Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Abang Pasangkayu, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pasangkayu dan Indonesian Young Leaders (IYL), berlangsung di Bundaran Smart, Jalan Ir Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (9/12/2019).

Peserta aksi berkumpul di Tribun Lapangan MerdekaPasangkayu kemudian menuju ke Bundaran Smart Pasangkayu dengan pengawalan pihak Kepolisian.

Massa aksi membawa spanduk bertulisankan, Forum Pemuda Anti Korupsi, tangkap dan adili para koruptor. Sementara tuntutan masaa aksi, meminta kepada penegak hukum untuk memproses kasus korupsi yang ada di Kabupaten Pasangkayu khususnya kasus pengadaan bibit sawit.

Orasi Burhanuddin mengatakan, hari ini kembali kita melakukan ikrar mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pasangkayu untuk menjadikan negeri ini negeri yang tertib, bermartabat, dan terhindar dari perilaku korupsi.

“Perlu kita ingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pasangkayu, bahwa tindakan korupsi merupakan penindasan yang tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Korupsi merupakan tindakan yang sangat luar biasa yang kemudian melanggar hak-hak rakyat,” kata Burhanuddin.

Sementara orasi Iqbal Al Islami menyampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pasangkayu, bahwa tepat pada 9 Desember merupakan Hari Anti Korupsi Internasional, dimana pada hari ini kita menyaksikan bahwa kasus korupsi adalah kasus kejahatan yang sangat luar biasa, karena kasus korupsi telah memberikan efek yang sangat menindas masyarakat.

“Mungkin hari ini ada beberapa oknum-oknum di daerah kita terkhusus di pemerintahan yang melakukan korupsi, namun pada hari ini mari kita sepakat, bahwa tindakan korupsi sangat memberikan dampak kepada masyarakat,” papar Iqbal.

Ia menyebutkan, aksi unjuk rasa ini dilakukan untuk mengawal pemberantasan kasus korupsi yang ada di Pasangkayu dan meminta agar koruptor di Pasangkayu bisa ditangkap dan diadili. Hari ini di seluruh provinsi kita turun untuk menyampaikan bahwa kita sepakat untuk menolak korupsi, karena merupakan kejahatan luar biasa.

“Kami ucapkan terimakasih kepada pihak kepolisian yang rela sama-sama berpanas-panasan di Bundaran Smart untuk mengawal aksi damai ini. Hari ini kita akan melakukan penandatanganan petisi untuk menolak korupsi,” sebut Iqbal. (Radit/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya