Banjir Lumpur Kembali Terjang Pemukiman Warga Poi di Sigi

08 December 2019 10:25
Banjir Lumpur Kembali Terjang Pemukiman Warga Poi di Sigi
Banjir Lumpur membuat panik warga Desa Poi, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulteng. (Ardi/Trans89.com)

SIGI, TRANS89.COM – Hujan deras yang mengguyur dini hari tadi, sempat membuat panik warga Desa Poi, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), Minggu (8/12/2019).

Pasalnya, material lumpur yang berasal dari longsoran salah salah gunung di desa tersebut kembali menerjang di wilayah pemukiman warga.

Seperti pantauan media ini di lapangan, material lumpur bercampur batu dan kayu menutup badan jalan poros Palu-Bangga di Desa Poi.

Panjang badan jalan yang tertutup lumpur, sekira 200 meter. Bahkan sejumlah rumah warga pun ikut tergenang lumpur.

Ketua Rukun Tetangga (RT) Dusun III, Desa Poi, Yahya (43) mengatakan, banjir lumpur di desanya saat ini adalah merupakan yang kesekian kalinya. Namun, kali ini adalah yang terparah.

“Banjir bercampur lumpur kali ini adalah yang terparah dari kejadian sebelumnya,” ujar Yahya di lokasi kejadian.

Menurutnya, lumpur berasal dari longsoran salah gunung di belakang pemukiman warga Desa Poi, akibat gempa pada 28 September 2018 lalu.

“Material lumpur turun akibat hujan deras yang mengguyur dini hari tadi,” tutur Yahya.

Ia menjelaskan, saat hujan deras, warga panik, khususnya warga yang berada di seputaran jembatan, mereka menyelamatkan diri masing-masing, sSebab lumpur menerjang rumah mereka.

“Sebagian warga menyelamatkan diri karena lumpur mulai menerjang rumah mereka, sementara barang-barang mereka tidak sempat lagi diselamatkan, namun pada peristiwa ini tidak ada korban jiwa,” jelasnya.

Hingga berita ini tayang, belum ada bantuan dari instansi terkait. (Ardi/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya