LSM Akindo Anggap Dugaan Korupsi Pengadaan Dua Juta Bibit Kopi di Mamasa Mandek, Akhirnya Dibawah ke Kejagung RI

08 December 2019 00:00
LSM Akindo Anggap Dugaan Korupsi Pengadaan Dua Juta Bibit Kopi di Mamasa Mandek, Akhirnya Dibawah ke Kejagung RI
Ketua LSM Akindo Sulbar, Darman Ardi saat berada di kantor Kejagung RI, Jalan Panglima Polim, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Andi Waris Tala/Trans89.com)

JAKARTA, TRANS89.COM – Penetapan tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) beberapa waktu lalu terhadap dugaan korupsi pengadaan dua juta Bibit kopi di Kabupaten Mamasa Tahun 2015 silam, LSM Anti Korupsi Indonesia (Akindo) Sulawesi Barat (Sulbar) nilai penanganannya jalan di tempat alias ‘mogok’.

Ketua Bidang Investigasi LSM Akindo Sulbar, Andi Waris Tala saat berada di kantor Kejagung RI, Jalan Panglima Polim, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Andi Waris Tala/Trans89.com)

Dugaan korupsi pengadaan dua juta bibit kopi yang di laporkan LSM Akindo tahun 2017 tersebut, Kejati Sulsel telah menetapkan seorang tersangka berinisial M’, namun waktu berjalan hampir dua tahun setelah penetapan tersangka oleh penyidik Kejati Sulsel, laporan Akindo tidak jelas proses kelanjutannya.

“Jika memang proses penetapan tersangka itu dianggap cacat hukum, maka LSM Akindo selaku pelapor harus mendapat penjelasan dari pihak Kejati Sulsel,” kata Ketua LSM Akindo Sulbar, Darman Ardi saat dihubungi via Handphonenya yang saat ini berada di Jakarta, Sabtu (7/12/2019).

Menurutnya, saat LSM Akindo KINDO menemui pihak Kejati Sulsel, pihak Kejati Sulsel berdalih bahwa kasus ini akan dilimpahkan kepada pihak Kejati Sulbar yang baru saja terbentuk.

“Selaku pelapor, kami LSM Akindo Sulbar sedikit merasa kecewa, karena upaya untuk mengungkap dugaan korupsi di di Mamasa seakan-akan di sepelekan oleh penegak hukum. Buktinya, setelah ditelusuri ke Kejati Sulbar, kasus yang dimaksud belum juga dilimpahkan kepihak Kejati Sulbar,” tutur Darman heran.

Merasa laporannya tidak digubris, Darman Ardi didampingi Andi Waris Tala selaku Ketua Bidang Investigasi LSM Akindo akhirnya terbang ke Jakarta untuk mengadukan proses pengadaan dua juta bibit kopi Kabupaten Mamasa ini ke pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

“Tanggal 3 Desember kemarin, kami LSM Akindo Sulbar resmi memasukkan surat pengaduan ke pihak Kejagung RI dengan nomor surat 001/DPW-AKINDO/MMS/XII/2019, dan diterima langsung oleh staf Kejagung RI atas nama Fadli,” ujar Darman.

Sementara Ketua Bidang Investigasi LSM Akindo Sulbar saat dikonfirmasi via HP yang saat ini juga berada di Jakarta dampingi Darman Ardi, Andi Waris Tala menyampaikan, kami telah resmi memasukkan surat pengaduan ke pihak Kejagung RI di Jakarta.

“Pengaduan yang kami masukkan yakni dugaan korupsi pengadaan dua juta bibit kopi, serta pengaduan terhadap dugaan adanya oknum Jaksa di Kejati Sulsel yang diduga bermain mata dengan pihak tertentu, sehingga kasus pengadaan bibit kopi yang sudah menetapkan tersangka seakan didiamkan,” papar Andi Waris yang akrab disapa AWT ini.

Dirinya menyebutkan, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), program prioritasnya yakni pencegahan dan pemberantasan Korupsi, sehingga dengan adanya dugaan oknum Jaksa Bermain mata, secara tidak langsung oknum Jaksa tersebut menciderai niat baik Presiden RI untuk memberantas korupsi di tanah air.

“Olehnya itu, LSM Akindo mengharapkan di tangan Kejagung, kasus ini dapat terselesaikan, sehingga dugaan korupsi di Kabupaten Mamasa sedikit dapat berkurang,” sebut AWT.

Selain ke Kejagung, AWT mengungkapkan, LSM Akindo juga melaporkan beberapa kasus ke pihak Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sulbar, Kejati Sulbar.

“Kami LSM Akindo Sulbar berjanji, jika penegak hukum di Sulbar main-main dengan laporan LSM Akindo, maka kasus yang telah di laporkan ke Polda dan Kejati Sulbar juga akan dibawa ke proses yang lebih tinggi. Kita tunggu saja proses di Kejagung. Semoga semua laporan LSM Akindo dapat terang benderang, agar kami tidak dituding main-main,” demikian AWT. (Tadius/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya