Siap Maju Pilkada Pasangkayu, Maslim Sebutkan Visi Misi Sementara Addas Siap Mengabdikan Diri

06 December 2019 23:19
Siap Maju Pilkada Pasangkayu, Maslim Sebutkan Visi Misi Sementara Addas Siap Mengabdikan Diri
Logo Pilkada Pasangkayu 2020. (FB KPU Kab Pasangkayu)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Menjelang pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Pasangkayu tahun 2020, tidak sedikit tokoh bermunculan dan siap untuk maju.

Selain Musawir Azis Isham, Yusri M Nur, Muzawir Azis Isham, Lukman Said dan Uksin Djamaluddin, Tamrin Endeng, Amran Salimin, Chulafaau Rasyidin, juga mencuat tokoh seperti Ketua Yayasan STIT DDI Pasangkayu Maslim Halimin dan mantan Wakapolres Mamuju Utara (Matra) AKBP Addas sebagai calon wakil bupati (Cawabup).

Hal tersebut diperlihatkan Maslim Halimin dengan mengembalikan berkas rekrutmen bakal calon (Balon) wakil bupati Pasangkayu ke DPD PDI Perjuangan Provinsi Sulbar di Mamuju belum lama ini.

Ketua STIT DDI Pasangkayu, DR Maslim Halimin. (Andis/Trans89.com)

 

“Alhamdulillah, saya sendiri yang mengambalikan berkas formulir pendaftaran pada rekrutmen Balon yang dilaksanakan PDI Perjuangan dalam menghadapi Pilkada serentak 4 kabupaten di Sulbar. Dan itu satu bukti keseriusan saya untuk maju pada perhelatan Pilkada Pasangkayu dimana tahapannya sudah berjalan saat ini,” sebut pria kelahiran Polewali Mandar (Polman) saat ditemui dikediaman di Pasangkayu, Jumat (6/12/2019).

Menurutnya, tentu keputusan ini bukan tanpa alasan dan tujuan, salah satunya akan berjuang untuk mengubah politik transaksional menjadi politik gagasan yang berorientasi pada program yang lebih pro rakyat, terutama pada pengembangan SDM (sumber daya manusia) dan peningkatan kesejahteraan ekonomi rakyat.

“Saya melihat dengan terubahnya politik transaksional menjadi politik gagasan yang lebih banyak kepada kepentingan rakyat akan secara otomatis meningkatkan daerah ini dari berbagai ssi terutama dalam peningkatan SDM,” katanya Maslim yang juga ketua STIT DDI Pasangkayu.

Ia menjelaskan, semua itu bukan hanya rencana, ketika diberiakan amanat, akan menyiapkan dana Rp500 juta perdesa yang akan dipergunakan untuk peningkatan SDM, baik pendidikan formal maupun pendidikan vokasi untuk menyiapkan tenaga kerja siap pakai dan budaya literasi di desa.

“Desa seharusnya menjadi tumpuan kemajuan pembangunan. Juga nantinya tidak boleh lagi ada anak kita yang tidak sekolah atau menganggur karena tidak memiliki keahlian untuk bekerja, sebab sudah kita siapkan untuk ikut bersaing di zaman digital kedepannya,” ucap Maslim yang baru-baru ini raih DR dibidang pendidikan.

Begitu halnya dengan AKBP Addas yang pernah mengabdi sebagai Wakapolres Matra dan Polda Sulbar sebagai Kasubdit Penegakan Hukum Ditlantas Polda Sulbar dan kini bertugas sebagai Kasat PJR Ditlantas Polda Sulteng.

Pejabat Menengah Polda Sulteng, AKBP Addas. (Andis/Trans89.com)

 

Ia menyampaikan, keinginan untuk membangun daerah Pasangkayu ini selalu ada sejak dahulu, hanya saja masih aktif di lembaga kepolisian. Tidak ada bedanya dengan tokoh-tokoh yang lainnya di Pasangkayu.

“Tapi untuk perhelatan kali ini, sepertinya sudah tiba waktu mengabdikan diri ke daerah mengurusi rakyat. Karena keinginan itu ada. Sekarang kita tinggal menunggu tahapan, sambil menunggu dukungan dari berbagai elemen masyarakat khususnya di Pasangkayu,” papar mantan Wakapolres Matra ini.

Dirinya menyebutkan, bahwa keinginannya maju dan masuk bursa calon wakil di Pilkada Pasangkayu, adalah panggilan jiwa dan raga guna dalam memperjuangkan hak serta kepentingan masyarakat Kabupaten Pasangkayu secara menyeluruh membuatnya melangkah menjadi bakal calon.

“Insyaallah, saya siap maju menjadi calon wakil bupati periode 2020-2025,” singkat Addas salah satu pejabat perwira menengah di Polda Sulteng. (Ndi)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya