Diduga Soraki Anggota Dewan, Ini Tanggapan Kadis PMPTSP Pasangkayu

04 December 2019 22:02
Diduga Soraki Anggota Dewan, Ini Tanggapan Kadis PMPTSP Pasangkayu
Kepala Dinas PMPTSP Pasangkayu, I Nyoman Suandi. (Arham Bustaman/Trans89.com)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Aksi WO (walkout) tiga anggota DPRD Pasangkayu pada rapat paripurna baru-baru ini diwarnai insiden sorakan yang luput publikasi.

Ketiganya yakni, Herman Yunus (PPP), dan kedua rekannya dari fraksi Nurani Membangun, Andi Yusuf (Hanura) serta Alimuddin (Hanura).

Rapat paripurna tersebut terkait pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2020 di ruang paripurna Gedung DPRD Pasangkayu, Jalan Ir Soekarno Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, Senin (2/12/2019) kemarin.

Pasalnya, saat bergegas meninggalkan ruangan, Andi Yusuf (Hanura) mendengar sorakan ‘keluar dari salah seorang yang diduga Kepala Dinas (Kadis) Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Pasangkayu, I Nyoman Suandi.

Spontan saja, Andi Yusuf langsung balik arah dengan bernada keras, mengacungkan jari telunjuk ke hadapan I Nyoman Suandi.

“Apa hak Anda menyuruh saya keluar,” begitu kata Andi Yusuf memperagakan kejadian saat ditemui di kantor DPRD Pasangkayu, Rabu (4/12/2019).

Karena kejadian ini, beberapa anggota DPRD Pasangkayu angkat bicara.

“Sikap seperti itu tidak pantas dilakukan seorang kepala dinas, apalagi di saat paripurna. Karena ia sebagai undangan tidak punya hak bicara,” kata Herman Yunus berikan pembelaan rekannya.

Pembelaan juga datang dari Karma Yunus, politisi Parta Nasedm ini menilai, itu sikap arogansi tidak pantas dipertunjukkan, apalagi di paripurna.

“Saya mengingatkan, jangan sampai terjadi hal serupa di kemudian hari, karena itu sama halnya menampar wajah lembaga (DPRD),” pinta Karma.

Kepala DPMPTSP Pasangkayu, I Nyoman Suandi ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa kejadian sesungguhnya tidak seperti yang berkembang, sebab saat itu ia dan salah seorang sejawatnya berbincang soal aksi WO anggota dewan.

“Kalau ada anggota dewan yang tidak setuju dengan pembahasan, ya keluar,” begitu ia menirukan ucapannya.

Jadi bukan hanya kata keluar-nya saja, tapi ada kalimat sebelumnya yang disampaikan, lanjut mantan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Pasangkayu itu.

“Saya tidak mempermasalahkan tindakan yang dilakukan oleh Andi Yusuf. Bahkan saya beritikad temui Andi Yusuf untuk menjelaskan prihal sesungguhnya agar tidak terjadi misunderstand (salah pengertian),” tutur I Inyoman. (Arham/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya