Wagub Sulbar Sambut Kedatangan Transmigrasi Berasal Dari Tujuh Provinsi Akan Ditempatkan di Mateng

03 December 2019 17:54
Wagub Sulbar Sambut Kedatangan Transmigrasi Berasal Dari Tujuh Provinsi Akan Ditempatkan di Mateng
Pemprov Sulbar menggelar penyambutan transmigrasi di Kantor Basarnas Tampapadang, Kelurahan Sinyonyoi Selatan, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulbar. (Bagus/Trans89.com)

MAMUJU, TRANS89.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar penyambutan transmigrasi asal Jawa Tengah (Jateng), Jawa Timur (Jatim), Jawa Barat (Jabar), Daerah Istimewa (DI) Jogyakarta, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Lampung di Kantor Basarnas Tampapadang, Kelurahan Sinyonyoi Selatan, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulbar, Senin (2/12/2019).

Laporan Panitia Pelaksana Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan Pemukiman Transmigrasi Sulbar, Sandi mengatakan peserta transmigrasi ini dari 7 provinsi dengan jumlah 70 kepala keluarga (KK) sebanyak 262 jiwa.

“15 KK dari DI Yogyakara, 5 KK Lampung, 10 KK Jatim, 10 KK Jateng, 10 KK DKI Jakarta dan 10 KK NTT. Masih ada 30 KK dengan jumlah jiwa 130 orang belum sampai dan sebentar akan mendarat di Bandara Tampa Padang, dari DKI Jakarta 10 KK, Jatim 10 KK dan Jabar 10 KK. Transmigrasi ini akan ditempatkan di Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Saluandeang, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng),” katanya.

Sambutan Wakil Gubernur Sulbar, Enny Angraeni Anwar mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan nikmat-Nya kepada kita semua, sehingga pada hari ini kita dapat bersama-sama berkumpul untuk melaksanakan acara penyambutan para transmigrasi dari daerah asal DKI Jakarta, Jabar, Jateng, DI Yogjakarta, Jatim, Lampung dan NTT di Sulbar.

“Sejarahnya, program transmigrasi telah berhasil membangun 3.608 satuan pemukiamn transmigrasi yang berada di 600 kawasan transmigrasi dan telah berkembang menjadi pusat-pusat pertumbuhan baru berupa 1.183 Desa definitif, 385 eks satuan pemukiman transmigrasi berkembang menjadi Ibukota Kecamatan, 104 eks satuan pemukiman transmigrasi mendukungi Ibukota Kabupaten serta 2 Ibukota Provinsi, salah satunya adalah Mamuju, Ibukota Sulbar,” ucap Enny.

Menurutnya, konstribusi transmigrasi dalam pertumbuhan ekonomi di Sulbar yaitu dengan mewujudkan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di 6 kawasan transmigrasi di Sulbar, salah satunya adalah kawasan Tobadak pada UPT Saluandeang, Kabupaten Mamteng yang akan ditempati saudara kita dari 7 provinsi daerah asal sebanyak 70 KK atau 218 jiwa tahun ini.

“Selamat datang para transmigrasi, mari membangun Sulbar bersama dengan semangat To Mala’bi dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pemerintah saat ini sangat mendukung program transmigrasi, salah satu dukungan pemerintah tersebut telah dibuktikan dengan terbitnya Peraturan Presiden Perpres Nomor 50 Tahun 2018 tentang koordinasi dan integrasi penyelenggaraan transmigrasi,” tutur Enny.

Ia menjelaskan, hal ini menandakan keseriusan pemerintah dalam menangani program transmigrasi yang secara nyata memberikan konstribusi dalam menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Sinergi antara Kementerian dan Lembaga diantaranya meliputi program Prukades dengan Kementerian Pertanian, pengembangan infrastruktur kawasan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), program Tanah Objek Reforma Agraria (Tora) sertifikasi lahan dengan Kementerian ATR/BPN, pengelolaan hasil produksi kawasan dengan PT Mitra BUMDes, Perbankan dan program inti plasma dengan swasta,” jelas Enny.

Dirinya menyebutkan, untuk itu, kami mengajak transmigrasi daerah asal saat ini untuk menjadi warga Sulbar dalam NKRI untuk dapat membangun dan memberikan kontribusi pendapatan daerah dengan mendukung program pemerintah daerah dalam membangun serta mengembangkan wilayah yang ada di Sulbar, khususnya saat ini lokasi transmigrasi yang akan di tempati di Saluandeang, Kabupaten Mateng.

“Fokus transmigrasi saat ini adalah untuk pemenuhan standar pelayanan, minimal pada pemukiman dan kawasan transmigrasi, revitalisasi terhadap kawasan yang sudah di bangun, mengembangkan Produk unggulan kawasan perdesaan (Prukades) melalui program kemitraan di kawasan Transmigrasi. Hal ini untuk memastikan keberhasilan transmigrasi melalui kolaborasi pemerintah dan swasta dalam pengembangan produk unggulan untuk kesejahteraan transmigrasi dan masyarakat sekitarnya. Oleh sebab itu, kepada seluruh warga transmigrasi membantu program pemerintah dan fokus transmigrasi dalam membentuk wilayah pertumbuhan ekonomi mandiri di Sulbar. Selamat datang warga transmigrasi, selamat datang sebagai saudara Kami, dan selamat datang sebagai warga Sulbar, semoga kegiatan kita hari ini mendapatkan ridha dari Allah SWT,” demikian Enny. (Bagus/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya