ARIB Sumsel Unjuk Rasa di Kantor PT Aremka Palembang, Ini Tuntutannya

03 December 2019 00:02
ARIB Sumsel Unjuk Rasa di Kantor PT Aremka Palembang, Ini Tuntutannya
Aksi Aliansi Rakyat Indonesia Berdaya (ARIB) Sumsel, berlangsung di halaman PT Aremka, Jalan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang. (Hendra Setiawan/Trans89.com)

PALEMBANG, TRANS89.COM – Unjuk rasa Aliansi Rakyat Indonesia Berdaya (ARIB) Sumatera Selatan (Sumsel) diikuti sekitar 80 orang peserta aksi dipimpin Indra Lasmana dan Harno Pangestu, berlangsung di halaman PT Aremka, Jalan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang, Senin (2/12/2019).

Massa aksi membentangkan spanduk bertuliskan, kesejehteraan adalah keadilan rakyat. Hentikan segala aktivitas perusahaan diwilayah kami karena tidak mempunyai ijin Amdal (analisis mengenai dampak lingkungan). PT PMK, PT HK Aston dan PT MIS telah melakukan kegiatan usaha ilegal. Kesehatan keluarga kami siapa yang menjaminnya bos.

Tuntutan massa massa aksi, Indra Lasmana menuntut PT PMK, PT HK Aston, PT MIS untuk segera mengatasi dugaan dampak kerusakan lingkungan atas aktifitas pabrik.

“Kami meminta PT PMK, PT HK Aston dan PT MIS Palembang mempekerjakan rakyat sekitar. Menuntut perusahaan memperbaiki kerusakan jalan akibat aktivitas perusahaan, dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk warga sekitar perusahaan,” ujar Indra.

Massa aksi di terima Humas PT HK Aston, Kiki untuk dilakukan mediasi diruang laboratorium.

Perwakilan dari massa, Indra Lasmana, Kuasa Hukum warga Keramasan Aziz, Eliyani, Fitriyani dan Sawal. Sementara perwakilan perusahaan perwakilan PT HK Aston Anggun, Ketua Pelaksana PT MIS Raldian Adnin, Humas PT HK Aston Kiki, perwakilan PT MIS Norman dan PT PMK Hermanto.

Hasil mediasi, mengenai jalan, pihak PT PMK sudah ada perjanjiannya dengan Ketua RT setempat bahwa perusahaan selalu siap untuk memperbaiki. Diadakan perjanjian ulang secara ril yang mana perjanjian sebelumnya kurang berpihak kepada warga setempat. Semua aspirasi yang disampaikan oleh warga dan kuasa hukumnya akan ditampung serta akan disampaikan kepada Direktur dan Manajer perusahaan masing-masing. Untuk masalah polusi, perusahaan akan menyiapkan pompa air agar tidak berdebu. Massa memberikan waktu 7 hari dari sekarang agar perusahaan segera merealisasikan hasil perjanjian. (Hendra/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya