Warga Blokir Akses Jalan Pembangunan Pelabuhan Patimban di Subang

22 November 2019 22:04
Warga Blokir Akses Jalan Pembangunan Pelabuhan Patimban di Subang
Aksi pemblokiran akses jalan oleh warga di akses jalan STA 950 - 1.000 Blok Karangsari, Dusun Ciawitali, RT 19/04, Desa Pusakaratu, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, Jabar. (Asep DS/Trans89.com)
.

SUBANG, TRANS89.COM – Unjuk rasa pemblokiran akses jalan warga Blok Karangsari terkait pembayaran tanah makam milik warga Blok Karangsari yang dipakai untuk pembangunan akses jalan pembangunan pelabuhan Patimban PT Shimizu dan PT Toyo.

Aksi tersebut diikuti sekitar 150 orang dipimpin Ustad Misbah dan Mastotong, berlangsung di akses jalan STA 950 – 1.000 Blok Karangsari, Dusun Ciawitali, RT 19/04, Desa Pusakaratu, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar), Jumat (22/11/2019).

Tuntutan warga, Ustd Misbah mengatakan, pembayaran tanah makam milik warga dengan Luas 782 meter2 segera dilakukan realisasi yang sudah dipakai untuk pembangunan akses jalan.

“Sebelum dilakukan pembayaran tanah makam tersebut, jangan ada kegiatan atau aktivitas pembangunan akses jalan,” kata Ustad Misbah.

Selanjutnya dilakukan mediasi, perwakilan dari PT Toyo Yani menjelaskan, kami dari PT Toyo siap untuk tidak berkativitas melakukan pengerukan dan kegiatan pembangunan akses jalan yang masih belum di bayar.

“Kami dari PT Toyo akan melaksanakan koordinasi dan melaporkan kepada pimpinan kami agar permasalahan ini segera diselesaikan. Untuk saat ini, pengerjaan untuk tahap 2 yang dikerjakan oleh PT Toyo tidak akan beroperasi,” jelas Yani.

Perwakilan dari Kemneterian Perhubungan (Kemenhub) Satuan Kerja (Satker) Pelabuhan Patimban, Angga menyampaikan masih ada kekurangan terkait administrasi atau persyaratan pembayaran tanah makam milik warga dan yang belum lengkap berupa draf Perdes (peraturan desa) dan format pengajuan tanah pengganti.

“Sementara jalan akses pembangunan pelabuhan Patimban ditutup sebelum adanya kesepakatan dan kejelasan terkait pembayaran ganti rugi tanah makam milik warga. Kami dari Kemenhub PPK Satker Pelabuhan Patimban akan memfasilitasi dan koordinasi dengan pihak Pemdes (pemerintah desa) Puskaratu terkait tanah makam Dusun Karangsari yang terkena dampak pembangunan pelabuhan Patimban,” papar Anggra. (Asep/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya