Bupati Frans Lantik 90 Kades Terpilih Halmahera Utara Periode 2019-2025

18 November 2019 17:42
Bupati Frans Lantik 90 Kades Terpilih Halmahera Utara Periode 2019-2025
Pelantikan 90 Kades terpilih Kabupaten Halut periode 2019-2025, berlangsung di halaman Kantor Bupati, Jalan kawasan pemerintahan Desa MKCM, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halut, Malut. (Warta Iksani/Trans89.com)

HALMAHERA UTARA, TRANS89.COM – Pelantikan 90 Kepala Desa (Kades) terpilih Kabupaten Halmahera Utara (Halut) periode 2019-2025 dihadiri 800 orang tamu undangan, berlangsung di halaman Kantor Bupati, Jalan kawasan pemerintahan Desa MKCM, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Senin (18/11/2019).

Sambutan Bupati Halut, Frans Manery mengatakan, khususnya para Kades yang baru dilantik serta hadirin sekalian, terlebih dahulu kita sekalian untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga pada hari ini kita beri kesempatan untuk mengikuti dan menyaksikan acara pelantikan dan pengambilan sumpah janji Kades terpilih pada pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 94 Desa pada 17 Kecamatan se-Kabupaten Halut periode 2019-2025.

“Demokrasi Pilkades serentak Kabupaten Halut yang telah selesai dilaksanakan beberapa waktu lalu menghadpi tantangan kedepan untuk membangun desa masing-masing sangatlah besar, sehingga Kades terpilih harus dapat menyatukan semua elemen masyarakat,” kata Frans.

Menurutnya, yang lalu pada saat pemilihan terjadi pengkotak-kotakan dan Kades terpilih yang telah dilantik telah menjadi milik semua masyarakat di desa masing-masing para Kades terpilih, sehingga ekonomi masyarakat desa tumbuh dan berkembang.

“Sebagian desa yang pada awalnya dia masih berstatus desa swadaya, sekarang menuju desa swasembada yang kita harapkan bersama. Kedepan ada perubahan desa yang ada di seluruh Kabupaten Halut. Hal itu merupakan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa dan peraturan daerah nomor 2 tahun 2015 tentang pemilihan pengangkatan dan pemberhentian Kades dilaksanakan dengan melaksanakan Pilkades serentak,” tutur Frans.

Ia menjelaskan, yang mengikuti pelantikan pada hari ini akan berakhir di tahun 2025 dan 1 desa masih tertunda karena perolehan suaranya, dimana yang lalu telah melakukan Pilkades serentak sebanyak 51 desa dan pada tahun 2017 sebanyak 57 desa yang telah mengikuti pemilihan dan pelantikan serta pengambilan sumpah janji Kades dapat diberhentikan apabila melanggar peraturan yang telah ditentukan, diantaranya dengan desa yang berdampak hukum..

“Petunjuk teknis (Juknis) terkait para Kades terpilih untuk tetap semangat dalam menjalankan tugas pemerintahan desa yang terbaik buat desa,” jelas frans.

Dirinya menyamapaikan, agar melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh sesuai fungsi dan tugas saudara sesuai harapan masyarakat desa untuk 6 tahun ke depan sekaligus sangat tergantung pada kinerja saudara-saudara sebagai Kades dan badan perwakilan desa (BPD) merupakan mitra kerja untuk dapat membangun komunikasi yang harmonis dengan BPD dengan tetap dan terus melaksanakan koordinasi serta bekerja sama.

“Saya ucapkan terimahkasih atas pengabdian dan penghargaan atas dharma bakti serta jasa-jasa kepada negara, daerah dan desa serta kepada Kades yang baru di lantik selamat bertugas, jadilah pemersatu masyarakat di desa agar kesejahteraan masyarakt di desa dapat terwujud,” papar Frans. (Iksani/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya