Praktisi Falun Dafa Bali Unjuk Rasa Depan Konjen China, Untuk Ungkap Dugaan Kejahatan Rezim PKC

14 November 2019 18:05
Praktisi Falun Dafa Bali Unjuk Rasa Depan Konjen China, Untuk Ungkap Dugaan Kejahatan Rezim PKC
Aksi Praktisi Falun Dafa Bali depan sebelah Utara Konjen RRT, Jalan Tukad Badung, Nomor 8X, Renon, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali. (Riski/Nis)

DENPASAR, TRANS89.COM – Aksi unjuk rasa damai solidaritas Praktisi Falun Dafa Bali diikuti sekitar 45 orang peserta aksi dipimpin Bambang Seta Buana depan sebelah Utara Konsulat Jenderal (Konjen) Republik Rakyat Tiongkok (RRT)/China), Jalan Tukad Badung, Nomor 8X, Renon, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, Kamis (14/11/2019).

Tujuan unjuk rasa tersebut untuk mengungkap dugaan kejahatan rezim Partai Komunis China (PKC) kepada masyarakat luas dan diharapkan dugaan penindasan genosida terhadap praktisi Falun Gong di China segera berakhir.

Unjuk rasa dilakukan dengan menggelar meditasi Praktisi Falun Dafa Bali di pinggir Jalan Tukad Badung sebelah Utara dari Konjen China.

Sealin itu, massa aksi juga menggelar spanduk dan membagikan brosur terkait dengan keberadaan Falun Dafa kepada masyarakat yang melintas di Jalan Tukad Badung.

Spanduk yang diabwah massa aksi bertuliskan, pertama, killed for doing this (dibunuh karena melakukan ini).

Kedua, Falun Dafa is good (Falun Dafa itu baik). Falun Dafa sama dengan meditasi yang dibimbing sejati, baik dan sabar.

Ketiga, Communisme ultimate goal destroy the human race (Tujuan akhir Komunisme menghancurkan umat manusia).

Empat, Praktisi Falun Gong di Tiongkok dibunuh karena organnya.

Lima, PKC membunuh Praktisi Falun Gong dan menjual organnya dan hentikan penindasan terhadap praktisi Falun Gong China. (Riski/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya