Pemuda Pancasila Maros Unjuk Rasa Tolak Kenaikan Iuran BPJS

14 November 2019 22:23
Pemuda Pancasila Maros Unjuk Rasa Tolak Kenaikan Iuran BPJS
Aksi MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Maros di depan Mapolres, DPRD dan BPJS Maros, Sulsel, tolak kenaikan iuran BPJS. (Slamet Untung Santoso/Trans89.com)

MAROS, TRANS89.COM – Unjuk rasa Majelis Pengurus Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Maros diikuti sekitar 53 orang peserta aksi dipimpin Alridho Ramdhan mempertanyakan sejauh mana penanganan kasus dugaan penipuan BPJS, berlangsung di depan Mapolres, DPRD dan BPJS Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (14/11/2019).

Orasi Alridho Ramadhan berujar Kapolres Maros harus bertanggungjawab dalam mengawasi kasus dugaan Penipuan BPJS terhadap warga Maros.

“Kami meminta Polres Maros megusut kasus dugaan penipuan BPJS tersebut,” ujar Alridho.

Massa aksi kemudian menuju kantor DPRD Maros, dan melakukan orasi dengan tuntutan menolak kenaikan BPJS.

Pengunjuk rasa diterima anggota Komisi III DPRD Maros, Muh Mursyid dengan tanggapan, bahwa persoalan ini harus kita sampaikan kepada pemerintah pusat, karena ini sudah menjadi persoalan nasional.

“Kenapa kita tidak kembali ke Jamkesmas dibanding BPJS yang sangat menyengsarakan rakyat. Kami akan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk bersama-sama membuat komitmen menolak kenaikan BPJS,” kata Mursyid.

Massa aksi menuju kantor BPJS Jalan Poros Maros-Makassar dengan orasi tuntutan yang sama.

Pengunjukrasa diterima perwakilan BPJS Cabang Makassar, Aris menjelaskan, bahwa kenaikan iuran BPJS sudah tertuang dalam Perpres dan akan berlaku Januari 2020.

“Adapun aspirasi dari pengunjukrasa, kami akan laporkan dan teruskan kepada kantor pusat,” jelasnya. (Santoso/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya