Pemkab Majene Peringati Hari Pahlawan Ke 74 Tahun 2019

10 November 2019 21:19
Pemkab Majene Peringati Hari Pahlawan Ke 74 Tahun 2019
Upacara bendera peringati hari pahlawan ke-74 tahun tingkat Kabupaten Majene di lapangan Rujab Bupati Majene, Jalan Andi Tenno Haira, Kelurahan Pangali-ali, Banggae, Kabupaten Majene, Sulbar. (Abner/Trans89.com)

MAJENE, TRANS89 COM – Upacara bendera peringati hari pahlawan ke-74 tahun tingkat Kabupaten Majene dan selaku inspektur upacara (Irup) Bupati Majene Fahmi Massiara sementara komandan upacara Danramil 1401-02 Pamboang Kapten Inf Purwantoro diikuti sekitar 350 orang peserta upacara di lapangan rumah jabatan (Rujab) Bupati Majene, Jalan Andi Tenno Haira, Kelurahan Pangali-ali, Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Minggu (10/11/2019).

Susunan peserta upacara, dua Sst Kodim 1401/Majene dan Kompi A Yonif 721/Makkasau, satu Sst Polres Majene, satu Sst Satpol PP Kabupaten Majene, satu Sst Dishub Majene, satu Sst Damkar Majene, empat Sst ASN Pemkab Majene, dua Sst organisasi pemuda, tiga Sst SD, SMP dan SMA sederajat.

Amanat Menteri Sosial (Mensos) RI dibacakan Bupati Majene, Fahmi Massiara mengatakan setiap hari pahlawan kita diingatkan kembali kepada peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surbaya sebagai salah satu momen paling bersejarah dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

“Pada pertempuran tersebut, rakyat bersatu padu, berjuang, pantang menyerah melawan penjajah yang ingin menancapkan kembali kekuasaannya di Indonesia,” kata Fahmi.

Menurutnya, peristiwa perang mengingatkan kita bahwa kemerdekaan yang kita rasakan saat ini tidaklah datang begitu saja, namun memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pendahulu negeri. Semangat yang ditunjukkan para pahlawan dan pejuang tersebut hendaknya perlu terus ditumbuhkembangkan di dalam hati sanubari segenap insan Warga Negara Indonesia (WNI).

“Menjadi pahlawan masa kini dapat diakukan oleh siapapun WNI dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti tolong menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat menggangu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugukan orang lain dan sebagainnya,” tutur Fahmi.

Ia menjelaskan, dengan menjadikan diri kita sebagai pahlawan masa kini, maka permasalahan yang melanda bangsa dewasa ini dapat teratasi.

“Untuk itu marilah kita terus menerus berupaya memupuk nilai kepahlawanan agar tumbuh subur dalam hati sanubari segenap insan masyarakat Indonesia,” jelas Fahmi.

Acara dilanjutkan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Mandar Kabupaten Majene dan bertindak selaku Irup Kapolres Majene AKBP Irawan Banuaji, komandan upacara Ipda Ashari kemuian digela tabur bunga di laut tepatnya dermaga Deteng-Deteng. (Abner/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya