Pemkab Majene Launching Aplikasi Be Wise Untuk Penerapan Sistem Pengaduan Masyarakat

07 November 2019 23:58
Pemkab Majene Launching Aplikasi Be Wise Untuk Penerapan Sistem Pengaduan Masyarakat
Launching aplikasi be wise (bijaklah) dalam rangka penerapan sistem pengaduan masyarakat (whistleblowing system) jajaran Pemkab Majene, berlangsung diruang rapat Wakil Bupati Majene, Sulbar. (Abner/Trans89.com)

MAJENE, TRANS89.COM – Launching aplikasi be wise (bijaklah) dalam rangka penerapan sistem pengaduan masyarakat (whistleblowing system) jajaran Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Majene.

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 30 orang, Sekda Kabupaten Andi Ahmad Sukri Tamalele, Kepala Perwakilan BPKP Sulbar Fauqi Achmad Kharir dan perwakilan OPD (organisasi) Kabupaten Majene, diruang rapat Wakil Bupati Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (7/11/2019).

Sambutan Kepala Perwakilan BPKP Sulbar, Fauqi Achmad Kharir mengatakan, launching aplikasi whistleblowing system di Kabupaten Majene diharapkan dapat menjadi percontohan bagi daerah lain untuk melakukan pencegahan korupsi.

“Adanya aplikasi ini nantinya akan melibatkan semua pihak untuk terlibat dalam pengawasan dan pencegahan korupsi di Pemkab Majene. BPKP Provinsi Sulbar siap menerima segala masukan dan saran untuk perbaikan dan pengembangan aplikasi be wise,” kata Fauqi.

Selanjutnya penyerahan prototipe aplikasi diberikan kepada Sekda Kabupaten Majene.

Kemudian sambutan Sekda Kabupaten Majene, Andi Ahmad Syukri Tamalele menyampaikan pencegahan praktek korupsi merupakan salah satu tanggungjawab Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Majene.

“Pemkab Majene mengapresiasi peluncuran aplikasi be wise dan berharap agar aplikasi tersebut dapat meningkatkan pencegahan korupsi di Kabupaten Majene. Aapabila ada jajaran pegawai di Pemkab Majene atau masyarakat Kabu Majene yang melihat, mendengar atau mengetahui adanya pekerjaan yang tidak sesuai dengan Undang-Undang (UU), maka dapat juga melaporkannya melalui aplikasi be wise,” paparnya.

Peluncuran aplikasi be wise diharapkan dapat mencegah praktek korupsi di jajaran Pemkab Majene, hal ini diharapkan dapat mencegah adanya penyalahgunaan anggaran yang dapat menghambat pembangunan di Kabupaten Majene. Selain itu, rendahnya potensi korupsi di Kabupaten Majene diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Majene. (Abner/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya