Pembangunan Rujab Wakil DPRD Mamasa Dipertanyakan, David: Jika Belum Selesai Akan Mengambil Langkah Tegas

07 November 2019 21:27
Pembangunan Rujab Wakil DPRD Mamasa Dipertanyakan, David: Jika Belum Selesai Akan Mengambil Langkah Tegas
Kondisi pembangunan Rujab Wakil Ketua DPRD Mamasa, Sulbar. (Andi Waris Tala/Trans89.com)

MAMASA, TRANS89.COM – Pembangunan rumah jabatan (Rujab) Wakil Ketua DPRD Mamasa dipertanyakan. Pasalnya, pembangunan Rujab tersebut telah dianggarkan beberapa kali namun belum juga selesai.

Proses pembangunan Rujab Wakil Ketua DPRD Mamasa dimulai Tahun 2017 lalu dengan anggaran ratusan juta rupiah.

Di Tahun 2019 ini, melalui APBD Mamasa kembali mengucurkan anggaran sebesar Rp500 juta kelanjutan pembangunan Rujab Wakil Ketua DPRD Mamasa.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Mamasa David Bambalayuk kepada awak media setelah melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan Rujab.

“Saya nilai anggaran APBD Tahun 2017 tidak terlalu dimonitor namun dipastikan dapat menyelesaikan pembangunan Rujab tersebut,” ungkap David.

Namun Wakil ketua DPRD Mamasa periode 2019-2024 ini saat berkunjung ke Lokasi sangat terkejut melihat kondisi bangunan yang sudah ditumbuhi lumut dan semak belukar. Padahal David berharap setelah proses pelantikan Caleg terpilih termasuk dirinya, Rujab tersebut langsung di fungsikan.

“Ternyata kondisinya seperti itu. Pembangunan Rujab Wakil Ketua DPRD Mamasa seharusnya selesai di Tahun 2018 yang lalu, namun apa boleh buat, daripada bangunan itu mubazir maka di Tahun 2019 ini kembali dianggarkan untuk melanjutkan pembangunan Rujab,” ujar David.

Untuk itu David mengharapkan kepada pihak rekanan yang mengerjakan Rujab ini agar serius mengejar target sesuai kontrak kerja yang telah disepakati oleh sipemberi pekerjaan.

“Jika ditahun 2019 ini belum selesai, maka kami (DPRD) akan mengambil langkah tegas terhadap proses yang kami nilai asal-asalan tersebut,” cetus David saat ditemui diruang kerjanya.

Terpisah, Ketua LSM Anti Korupsi Indonsia (Akindo) Sulawesi Barat (Sulbar) Darman Ardi menjelaskan, semestinya pembangunan Rujab Wakil Ketua DPRD Mamasa benar-benar diawasi, sehingga proses pelaksanaan pembangunan memenuhi unsur mutu dan kualitas kontruksi.

“Selain itu, pihak perenca juga harus matang dalam melakukan perencanaan sehingga deadline waktu yang telah disepakati dalam kontrak kerja dapat terwujud tepat waktu. Kita masih memberi kesempatan kepada pihak kontraktor untuk membenahi pekerjaan ini. Jika tidak, LSM Akindo kedepan tidak segan-segan melakukan upayah Hukum. Pokoknya kejadian ini tidak boleh dibiarkan,” jelas Darman. (AWT/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya