Kunker Gubernur Sulbar Sekaligus Pelantikan DMI Mamasa

07 November 2019 23:36
Kunker Gubernur Sulbar Sekaligus Pelantikan DMI Mamasa
Kunker Gubernur bersama Wakajati Sulbar di Kabupaten Mamasa II Jalan Poros Polewali- Mamasa, Desa Osango, Kabupaten Mamasa. (Jo Alexander/Trans89.com)

MAMASA, TRANS89.COM – Kunjungan kerja (kunker) Gubernur bersama Wakil Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulawesi Barat (Sulbar) di Kabupaten Mamasa II Jalan Poros Polewali- Mamasa, Desa Osango, Kabupaten Mamasa, Kamis (7/11/2019).

Acara diawali pembacaan surat putusan Pimpinan Wilayah (PW) Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Mamasa dilanjutkan pelantikan DMI Mamasa oleh Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (ABM).

Sambutan Bupati Mamasa, Ramlan Badawi mengucapkan selamat datang kepada rombongan Gubernur Sulbar dengan kehadirannya akan membawah angin segar di bumi Kondosapata dalam peningkatan pembangunan di segala sektor di wilayah Kabupaten Mamasa.

“Kesempatan ini disampaikan bahwa keamanan stabilitas daerah setelah melaksanakan pesta demokrasi masih aman dan kondusif atas partisipasi kerjasama pemerintah daerah (Pemda), keamanan dan dukungan dari masyarakat,” ucap Ramlan.

Menurutnya, hubungan kerja Forkompinda cukup bagus dan tiap bulannya melakukan rapat koordiansi (Rakor) dalam evaluasi kerja dan kegiatan tugas ke depan. Masalah Kabupaten Mamasa yang paling utama tentang infrastruktur jalan dan jembatan mulai dari jalan negara, provinsi, kabupaten sampai tingkat desa masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemda.

“Masalah ekonomi kerakyatan Kabupaten Mamasa masih mencapai 13,3 ℅ dibawah kemiskinan dibanding kabupaten yang lain se-Sulbar, termasuk masalah pendidikan dan kesehatan serta sarana dan prasarana yang belum memenuhi,” tutur Ramlan.

Ramlan menjelaskan tentang parawisata yang sudah disahkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemrov) Sulbar di batasi dengan keterbatasan anggaran dan masih kurang promosi di luar daerah.

“Komunikasi masalah jaringan internet yang masih minim membuat sumber daya manusia (SDM) lemah tidak dapat mengakses semua kegiatan di wilayah. Banyaknya kawasan hutan lindung (HL) membuat masyarakat miskin dengan adanya batasan dalam lahan perkebunan, sehingga harapan masyarakat agar dapat ditinjau kembali,” jelas Ramlan.

Selanjutnya sambutan Wakajati Sulbar, Yulianto menyebutkan, Kejati hadir untuk memastikan kesejahteraan rakyat dan pembangunan infrastruktur maupun SDM dengan tidak terjerat hukum dari segala bentuk kegiatan.

“Prinsip Kejati mengutamakan pencegahan dari penindakan suatu masalah hukum dan bila sudah masuk kategori pidana yang sangat prinsip baru melakukan aturan hukum yang ada. Fungsi Kejaksaan mencegah terjadinya tindak pidana korupsi (Tipikor) jauh lebih dari penindakan dan berupaya semaksimal mungkin pengelolaan anggaran tidak ada yang berbenturan dengan hukum,” sebut Yulianto.

Kemudian smabutan Gubernur Sulbar, ABM menyampaikan permasalahan dalam pembangunan infrastruktur jalan diharapkan kepada masyarakat dapat memberi lokasinya dan tidak mempersulit kegiatan tanpa meminta ganti rugi yang jauh dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

“Masalah perluasan lahan pertanian dan perkebunan rakyat perlu diperbaiki sistim dan pembebasan lahan. Dalam sistim pengelolaan anggaran, program kegiatan seharus mengacu dalam rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) dan minimalkan dapat melakukan segala kegiatan tidak berbenturan hukum,” Papar ABM.

Dirinya mengungkapkan, mekanisme penyelesaian masalah, ikuti panduan dari Kejaksaan, bermasalah administrasi segera diperbaiki, masalah perdata diganti dan selanjutnya bila sudah menyangkut pidana baru dilakukan penyelidikan dan penindakan hukum.

“Partisipasi aktif dari kita semua dalam mendukung pembangunan daerah termasuk wajib pajak semua elemen harus sadar. Kesulitan kerja di setiap pembangunan diutamakan kualitas dan dijamin bahwa kegiatan itu sesuai target akses yang dapat dinikmati masyarakat. Maksimalkan seluruh anggaran yang ada termasuk dana desa (DD) harus tepat sasaran dan produk suatu usaha seharusnya kontinyu berkelanjutan,” ungkap ABM.

Kegiatan dilanjutkan sesi tanyajawab diahdiri, Danlan Mamuju Letkol Marinir Laode Jimy Herizal, Kepala Kanwil Kmenkum HAM Sulbar Elly Yusar, Wakapolres Mamasa Kompol Abidin Razid, Kajari Mamasa Erianto Paundanan,Danramil 1402-05 Mamasa Kapten Czi MB Habel, Wakil Ketua DPRD Mamasa David Bambalayuk, Kela Kemena Mamasa Imran K Kesa, para anggota DPRD dan OPD lingkup Pemkab Mamasa, para Camat, Lurah dan Kades se-Kabupaten Mamasa, Ketua Lembaga dan tokoh Adat, tokoh agama dan tamu undangan. (Jo/AWT/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya