Bentrokan Antar Mahasiswa Fakultas Seni dan Bahasa UNM di Makassar

06 November 2019 13:04
Bentrokan Antar Mahasiswa Fakultas Seni dan Bahasa UNM di Makassar
Bentrokan mahasiswa antar fakultas bahasa dengan seni di Kampus UNM Parangtambung Jalan Malengkeri, Kelurahan Bontoduri, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulsel. (Slamet Untung Imam Santoso/Trans89.com)

MAKASSAR, TRANS89.COM – Bentrokan mahasiswa antar fakultas bahasa dengan seni Univeritas Negeri Makassar (UNM) akibat karena kesalahpahaman di Kampus UNM Parangtambung Jalan Malengkeri, Kelurahan Bontoduri, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (5/11/2019).

Kronologis kejadian, menurut saksi mata Rahmat (35) Security Kampus UNM Parangtambung, alamat Bajeng Kabupaten Gowa, kejadian bermula ketika 7 orang di duga mahasiswa fakultas bahasa berjalan menuju gedung fakultas seni dengan membawa parang.

“Saat itu mahasiswa fakultas seni berada di gedungnya melihat ke 7 orang tersebut langsung melakukan pelemparan batu kearah mahasiswa fakultas bahasa, sehingga membuat ke 7 orang mahasiswa tersebut mundur ke gedung fakultas bahasa dan terjadilah aksi saling lempar batu, busur, senjata rakitan (papporo),” tutur Rahmat.

Tidak lama kemudian, personil gabungan Polsek Tamalate dibantu security kampus melerai kedua kelompok mahasiswa, sehingga situasi kembali kondusif.

Dekan Fakultas Seni UNM, Nurlina Syahrir tiba di gedung fakultas seni untuk melakukan pemahaman kepada mahasiswa yang bertikai.

Akibat dari kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa namun kaca jendela ruangan dekan fakultas seni pecah akibat terkena lemparan batu.

Dalam kejadian tersebut ditemukan barang bukti puluhan anak panah (busur).

Sampai saat ini Polsek Tamalate dipimpin Kompol Arif Amiruddin masih berjaga-jaga di tempat kejadian perkara (TKP) guna mengantisipasi bentrok lanjutan. (Santoso/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya