Terkait Beasiswa S3 ke Luar Negeri, Gubernur Nova Perintahkan Inspektorat Periksa Tim BPSDM Aceh

05 November 2019 16:31
Terkait Beasiswa S3 ke Luar Negeri, Gubernur Nova Perintahkan Inspektorat Periksa Tim BPSDM Aceh
Aktivis Perempuan Aceh, Rahmatun Phounna. (Aljawihr/Trans89.com)

BANDA ACEH, TRANS89.COM – Pelaksanatugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah telah memerintahkan Inspektorat untuk memeriksa Tim Beasiswa Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh terkait seleksi administratif calon penerima beasiswa Pemerintah Aceh tahun 2019.

Menanggapi hal itu, Aktivis Perempuan Aceh, Rahmatun Phounna menyebutkan akan mengawal perintah Plt Gubernur tersebut kepada Inspektorat, dirinya meminta untuk menyelesaikan kasus itu sampai tuntas, bila perlu memecat pihak-pihak terlibat dalam permainan penetapan beasiswa tersebut.

“Saya akan kawal omongan Pak Plt (Nova Iriansyah) untuk mengusut pihak-pihak terkait di BPSDM yang telah berani bermain-main dengan aturan penetapan beasiswa. Mereka tim beasiswa berani mempermainkan uang rakyat demi kepentingan orang-orang tertentu,” sebut Phounna di Banda Aceh, Selasa (6/11/2019).

Ia menegaskan, akan memberikan waktu selama dua minggu kepada pihak Inspektorat untuk menyelesaikan kasus itu sampai tuntas, jika tidak, maka dirinya berjanji akan menyelesaikan masalah tersebut dengan cara lain.

“Kalau sampai dalam dua minggu kasus ini tidak selesai, saya akan menyelesaikan dengan cara lain yang dianjurkan undang-undang (UU). Ini bukan ancaman, mereka jangan main-main dengan uang rakyat,” tegas Phounna.

Phounna mengaku geram, adanya dugaan kecurangan yang dilakukan pihak BPSDM terhadap beasiswa luar negeri. Ada peserta yang pernah ikut seleksi calon penerima beasiswa dokter spesialis tahun 2019 juga mengadu ke dirinya.

“Beasiswa spesialis yang seyogyanya diperuntukkan harus sesuai dengan program studi yang ditetapkan, namun yang diluluskan adalah orang yang tidak sesuai dengan program studi yang diwajibkan BPSDM,” ujar Phounna.

Saat ini, kat Phounna, rakyat Aceh sudah cukup jenuh dengan permainan pihak BPSDM yang tiap tahun ada saja berita-berita terkait penetapan beasiswa, kebetulan pula tahun ini ada korban yang berani bongkar ke publik.

“Rakyat sangat berharap kepada Bapak Plt (Nova Iriansya) untuk serius dalam membasmi para aktor yang bermain kotor dengan uang rakyat,” kata Phounna

Sebelumnya, salah seorang peserta seleksi calon penerima beasiswa luar negeri, Samsul Bahri mengungkapkan ke publik bahwa dirinya sebagai korban ketidakadilan oleh oknum pihak BPSDM, karena telah meluluskan seorang pengawai kontrak di BPSDM meski yang bersangkutan tidak memiliki LoA.

“Dalam aturan yang dibuat oleh pihak panitia, LoA merupakan syarat khusus untuk pendaftar beasiswa S3 luar negeri,” ungkap Samsul.

Hal itu, menimbulkan rekasi dari berbagai pihak, hingga mendapat respon dari Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dan memerintahkan Inspektorat untuk memeriksa Tim Beasiswa Badan BPSDM Aceh terkait seleksi administratif calon penerima beasiswa Pemprov Aceh tahun 2019 yang disebut-sebut meluluskan calon yang tidak memenuhi persyaratan.

“Pak Nova (Plt Gubernur) mendapat laporan banyak pihak yang menduga terjadi inkonsistensi dalam proses seleksi administrasi calon penerima beasiswa tahun 2019 di BPSDM Aceh,” kata juru bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdul Agani atau akrab disapa SAG.

Selain itu, SAG membeberkan diperintahkan BPSDM untuk kembali kepada persyaratan yang sudah diumumkan.

“BPSDM diperintahkan untuk kembali kepada persyaratan yang diumumkan dan menjalankan ketentuan tersebut secara konsisten,” beber SAG. (Alja/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya