Bupati Buka Pameran Sossoran To Mandar dan Pagelaran Seni Budaya di Majene

02 November 2019 23:40
Bupati Buka Pameran Sossoran To Mandar dan Pagelaran Seni Budaya di Majene
Pameran sossoran To Mandar dan pagelaran seni dan budaya, berlangsung di pelantaran Gedung Assamalewuang, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Pangali-ali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulbar. (Abner/Trans89.com)

MAJENE, TRANS89.COM – Pameran sossoran To Mandar (warisan orang Mandar) dan pagelaran seni dan budaya dengan tema, membadza amessangan ne’ura atonganan (bersatu dalam kebenaran)’, berlangsung dari tanggal 2 hingga 7 November 2019 di pelantaran Gedung Assamalewuang, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Pangali-ali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (2/11/2019).

Adapun komunitas pusaka hadir di Majene, Parewa Bassi (peralatan besi) Makassar, TBMPC Polo Bassi (pemotong besi) Makassar, Kursani Makassar, Pusaka Mandar Salogang (Solgan) Majene, Karpet Kuning Makassar, Badik Celebes Makassar, Gamacca Pare-Pare, Pusaka Bumi Lasinrang Pinrang, Lamakkawa Bone, Galeri Pusaka Segeri Pangkep, Galeri La Cedda Makassar, Ladosa Collection Jakarta, Pombessi Luwu, Sapukal Community Majene, Kombinasi 78 Makassar, Inditia Community Polman, Pusaka Gowa, Parewa Bassi Passompe (perantau) Kalimantan, Sossorang Mandar Polman, Galeri Pusaka Bugis Makassar, dan Kompak Komunitas Pencirmusaka Takalar.

Sambutan Bupati Majene, Fahmi Massiara mengatakan, selaku pemerintah kabupaten (Pemkba) Majene mengucapkan apresiasi kepada panitia sehingga kegiatan pameran Sossoran Tomandar dan seni dan budaya yang diikuti 21 komunitas pusaka terlaksana dengan baik yang akan berlangsung dari tanggal 2 hingga7 November 2019.

“Kegiatan ini sebagai sarana menjalin hubungan baik melalui pameran pagelaran seni dan budaya. Sossoran Tomandar dengan seni pula manusia akan menjadi serasi dan menyenangkan, bahkan hari-harinya bakal semakin bergairah. Maka kami sangat mendukung kegiatan ini,” kata Fahmi.

Ia menyebutkan, Pemkab Majene semata-mata untuk memperlihatkan dan mempesembahkan sesuatu kepada masyarakat khususnya Tomandar.

“Ini merupakan salah satu kerja nyata dalam memamerkan benda-benda pusaka yang dimiliki,” sebut Fahmi.

Hadir di giat tersebut, pemerhati Pusaka Mandar Sulbar Mayjen TNI (Pur) Salim Mengga, Dandim 1402/Majene Letkol Inf Ragung Ismail Akbar, Ketua DPRD Majene Salmawati, Sekda Kabupaten Majene Andi Ahmad Syukri Tammalele, sejarahwan Mandar Darmansyah, para Kepala OPD Kabupaten Majene, serta tamu undangan lainnya. (Abner/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya