Hadi: Proses Seleksi IPDN Dipantau KPK

01 November 2019 15:47
Hadi: Proses Seleksi IPDN Dipantau KPK
Plt Rektor IPDN, Hadi Prabowo dampingi Mendagri Tito Karnavian di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jabar. (Puspen Kemendagri)

SUMEDANG, TRANS89.COM – Pelaksantugas (Plt) Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Hadi Prabowo mengungkapkan, saat ini proses seleksi masuk menjadi Praja IPDN telah dilakukan secara online serta proses pendaftaran terpusat di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokras (Menpan RB) dan Badan Kepegawaian Negara bersama dengan delapan pendidikan kedinasan lainnya.

Press rilis Puspen Kemendagri diterima Redaksi, proses seleksi yang terintegrasi dan transparan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 16 Tahun 2019 tentang Pposedur seleksi penerimaan calon Praja IPDN.

“Proses seleksi ini telah mendapat apresiasi dari KPK dan patut kita syukuri bersama,” kata Hadi di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Jabar), Kamis (30/10/2019).

Menurutnya, Tahun 2019 tercatat ada 43.037 orang telah mendaftar melalui online sebagai calon Praja IPDN dan dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi sebanyak 42.214 orang.

“Selanjutnya yang lulus menjadi Calon Muda Praja dan hari ini Kamis 31 Oktober 2019 dilantik menjadi Muda Praja IPDN sebanyak 1.608 orang. Begitu banyak generasi penerus yang berminat masuk menjadi praja IPDN, makin banyak yang ingin membangun bangsa, ini adalah suatu kebanggan bagi kita semua,” tutur Hadi.

Ia menjelaskan, selama proses seleksi, seorang Praja IPDN diharuskan untuk melalui berbagai proses, mulai dari seleksi administrasi, tes kompetensi dasar (SKD) melalui sistem Cat, tes kesehatan, tes psikologi dan tes penentuan akhir yang didalamnya berupa tes verifikasi dokumen, tes kesehatan akhir, tes kesamaptaan akhir dan tes wawancara.

“Proses seleksi IPDN dipantau dan diawasi langsung oleh Kemendagri, Kemen PAN dan RB, BKN dan KPK,” jelas Hadi.

Hadi berharap, nantinya proses seleksi calon Praja IPDN akan terus dibenahi agar semakin baik. Dirinya berharap Praja yang diterima di IPDN benar-benar orang yang berkualitas dari berbagai macam aspek.

“Melalui proses seleksi yang ketat, kami berharap nantinya Muda Praja akan menjadi ASN yang berkualitas demi menyambut revolusi industri 4.0 dan Indonesia emas 2045,” imbuhnya. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya