Makor Unjuk Rasa di Kantor Kemenag Sumut, Minta Pecat Kepsek MAN Sipirok Tapsel

30 October 2019 20:55
Makor Unjuk Rasa di Kantor Kemenag Sumut, Minta Pecat Kepsek MAN Sipirok Tapsel
Aksi Mahasiswa Anti Korupsi (Makor) dikantor Kanwil Kemenag Sumut, Jalan Gatot Subroto, Kota Medan. (Heri Putra/Trans89.com)

MEDAN, TRANS89.COM – Aksi unjuk rasa Mahasiswa Anti Korupsi (Makor) diikuti 10 orang peserta aksi dipimpin M Hidayat Nasution dikantor Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Utara (Sumut), Jalan Gatot Subroto, Kota Medan, Selasa (29/10/2019).

Orasi M Hidayat Nasution meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut agar memeriksa Kepala Kanwil Kemenag Sumut dan rekan-rekannya, terkait dugaan mewajibkan siswa membayar Rp35.000 untuk kegiatan sains Madasa Aliyah (MA) diduga melanggar undang-undang dan terindikasi punguta liar (pungli).

“Periksa dan tangkap Kakanwil Kemenag Sumut beserta jajarannya yang diduga terjadi KKN dan menerima sesuatu dari setiap mutasi jabatan di Kemenag Sumut mulai puluhan juta hingga ratusan juta rupiah,” pinta Hidayat.

Ia juga meminta kepada Kemenag RI yang baru, agar memecat Kepala Kanwil Kemenag Sumut, karena diduga terindikasi korupsi, arogan dan diduga kuat gagal melakukan tugas sebagai Kepala Kanwil Kemenag Sumut.

“Meminta kepada Kejati Sumut agar mengusut tuntas anggaran operasional di sekolah MAN 1 C Sipirok, Tapanuli Selatan (Tapsel) tahun 2018, anggaran kebersihan, pemeliharaan bangunan listrik, ATK yang diduga kuat banyak disalahgunakan oleh kepala sekolah (Kepsek),” pinta Hidayat.

Menurutnya, Kejati Sumut agar segera memanggil dan memeriksa Kepsek MAN 1 C Sipirok terkait dugaan korupsi pada pengadaan laptop ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tahun 2018 yang diduga kuat dikorupsi sebesar Rp200 juta.

“Usut tuntas dugaan korupsi pada pembelian dugaan fiktif anggaran bahan habis pakai di sekolah MAN 1 C Sipirok dana APBN 2018 sebesar Rp276 juta,” tutur Hidayat.

Ia mengungkapkan, periksa PA/KPA saudara Ali Misran Daulay, SPD dugaan mark up dan fee yang diduga diterima oleh KPA jasa konsultansi perencanaan pembangunan asrama putra Rp157 juta dan dan jasa konsultansi perencanaan pembangunan gedung asrama guru 2018 diduga kuat merugikan uang negara.

“Bapak Kepala Kanwil Kemeag Sumut agar memanggil dan memecat Kepsek MAN 1 C Sipirok Tapanuli Selatan, karena diduga kuat terindikasi korupsi dan tidak layak lagi menjadi Kepsek,” ungkap Hidayat.

Massa aksi diterima Kasubag Humas Kemenag Sumut, Abdul Azhim menyampaikan, hal ini benar, adik-adik mahasiswa sudah berulang kali aksi di sini.

“Untuk itu, permasalahannya sudah kami tanggapi dan pihak yang adik-adik sangkakan sudah kita ambil tindakannya,” papar Azhim.

Azhim menyebutkan, maka untuk itu, kami menyarankan kepada adik-adik, jika ingin lebih lanjutnya dan jelasnya, kami menyarankan agar melakukan aksi di objek di Sipirok.

“Untuk Ibu Erni sendiri sudah di proses di Polres Simalungun. Namun demikianpun kami tetap akan selalu menerima aspirasi adik-adik mahasiswa semuanya,” sebut Azhim. (Heri/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya