Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tingkat Kabupaten Majene

28 October 2019 16:55
Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tingkat Kabupaten Majene
Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda digelar Pemkab Majene, berlangsung di lapangan pendopo Rujab Bupati, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Panggali-Ali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulbar. (Abner/Trans89.com)

MAJENE, TRANS89.COM – Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda dengan tema, Bersatu Kita Maju, digelar Pemkab Majene dipimpin langsung Bupati Fahmi Massiara dihadiri sekitar 500 orang peserta upacara, berlangsung di lapangan pendopo rumah jabatan (Rujab) Bupati, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Panggali-Ali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (28/10/2019).

Peserta upacara 5 SST ASN Pemkab Majene, 1 SST Pemuda Pancasila (PP) Majene, 1 SST Mahasiswa KKN-PPL Makassar, 1 SST SMA dan sederajat serta 2 SST SMP dan SD lingkup Kabupaten Majene.

Sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainuddin Amali dibacakan Fahmi Massiara mengatakan, Hari Sumpah Pemuda ke-91 kali ini mengambil tema Bersatu Kita Maju. Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang di ikrarkan pada Tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda.

“Hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa. Pemuda yang memiliki karakter yang tangguh adalah pemuda yang memiliki karakter moral dan karakter kinerja, pemuda yang beriman dan bertaqwa, berintegritas tinggi, jujur, santun bertanggungjawab, disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas,” kata Fahmi.

Menurutnya, disinilah diharapkan peran pemuda dapat bersaing dalam bentuk apapun, tentunya dalam hal yang positif. Pemuda adalah masa depan bangsa dan negara, pemuda juga harapan bagi dunia, pemuda Indonesia harus maju dan berani menaklukkan dunia.

“Saya berharap ke depan akan banyak muncul tokoh tokoh muda yang mendunia. Gerakan revolusi mental menemukan relevansinya, dengan pembangunan karakter kita bisa kuat, tangguh dan kokoh, ikut serta dalam percaturan pemuda di dunia. Kita tidak lagi harus bertahan dan menghadapi dampak negatif dari modernisasi dan globalisasi, tapi kita harus mampu memberikan warna untuk mengubah dunia dengan tekad dan semangat,” tutur Fahmi.

Ia mnejlaskan, kemajuan tidak akan pernah tercapai dalam arti yang sesungguhnya, kalau masa depan itu hanya dipandang sekedar sebagai proses lanjut dari masa kini yang akan tiba dengan sendirinya, tapi bagaimana generasi muda merespon kemajuan itu dengan kearifan menghargai keluhuran perjuangan dari generasi sebelumnya tanpa terjebak dalam kejayaan dan romantisme masa lalu, serta kenyataan-kenyataan masa kini sehingga membuat mereka tidak lagi sanggup keluar untuk menatap masa depan.

“Kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial suku, agama, ras dan kultur, menuju Persatuan dan kesatuan bangsa, maka tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas,” demikian Fahmi.

Setelah Upacara Bupati Majene memberikan bantuan berupa 2 unit mobil handtraktor kepada kelompok tani, bibit ternak kambing kepada beberapa kelopok tani, dimana masing-masing kelompok mendapatkan 25 ekor yang langsung diberikan Bupati Majene Fahmi Massiara.

Hadir dikegiatan tersebut, Wakil Bupati Majene Lukman, Ketua DPRD Majene Salmawati, Dandim 1401/Majene Letkol Inf Ragung Ismail, Kapolres Majene AKPB Asri Efendy, Kajari Majene Nur Surya, Ketua Pengadilan Negeri Majene Medi Batara Randa, Ketua Pengadilan Agama Majene Marwan Wahdin, Sekda Majene Andi Sukri T, dan para tamu undangan. (Abner/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya