Pemkab Aceh Besar Gelar Upacara Peringati Hari Sumpah Pemuda

28 October 2019 21:36
Pemkab Aceh Besar Gelar Upacara Peringati Hari Sumpah Pemuda
Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2019 diselenggrakan Pemkab Aceh Besar, berlangsung di halaman kantor Bupati, Jalan Prof A Majid Ibrahim Barueh, Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar. (Ahmad Falah/Trans89.com)

ACEH BESAR, TRANS89.COM – Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2019 dengan tema, ‘Bersatu Kita Maju’ dipimpin Bupati Aceh Besar Mawardi Ali diikuti sekitar sekitar 500 orang peserta, berlangsung di halaman kantor Bupati, Jalan Prof A Majid Ibrahim Barueh, Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Senin (28/10/2019).

Amanat Menteri Pemuda Olahrag (Menpora) dibacakan Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali mengatakan, memperingati hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia yang kita cintai ini, yaitu Hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019. Kami sampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada tokoh pemuda tahun 1928 yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda, sehingga menjadi pelopor pemuda untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia sekaligus menjaga keutuhan NKRI.

“Hari Sumpah Pemuda ke-91 kali ini mengambil tema Bersatu Kita Maju. Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang di ikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda. Hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa,” kata Mawardi.

Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi memberikan jaminan kecepatan informasi, sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing, namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari ponografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan rasisme.

“Pemuda yang memiliki karakter yang tangguh adalah pemuda yang memiliki karakter moral dan karakter kinerja, pemuda yang beriman dan bertaqwa, berintegritas tinggi, jujur, santun, bertanggung jawab, disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja iklas, dan tuntas. Pemuda juga harus memiliki kapasitas intelektual dan skill kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepeloporan yang mumpuni, serta pemuda harus memiliki inovasi agar mampu berperan aktif dalam kancah internasional,” tutur Mawardi.

Ia menjelaskan, tema Bersatu kita Maju sesungguhnya diperuntukan untuk seluruh elemen bangsa, tetapi bagi pemuda menjadi keharusan, karena di tangan pemudalah Indonesia bisa lebih maju. Pemuda untuk Indonesia maju adalah pemuda yang memiliki karakter, kapasitas, kemampuan inovasi, kreativitas yang tinggi, mandiri, inspiratif serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan dunia.

“Pada saat ini di belahan dunia telah lahir generasi muda yang memiliki pola pikir yang serba cepat, serba instan, lintas batas, cenderung invidualistik dan gramatik. Canggihnya ilmu pengetahuan dan teknologi serta mudahnya akses terhadap sosial media, telah menjelma menjadi tempat favorit berkumpulnya anak-anak muda lintas negara, lintas budaya, lintas agama, dan interaksi mereka di sosial media berjalan real time 24 jam. Disinilah diharapkan peran pemuda dapat bersaing dalam bentuk apapun tentunya dalam hal yang positif. Pemuda adalah masa depan bangsa dan negara, pemuda juga harapan bagi dunia, pemuda Indonesia harus maju dan berani menaklukkan dunia, saya berharap kedepan akan banyak muncul tokoh-tokoh muda yang mendunia,” jelas Mawardi.

Dirnya menyampaikan, gerakan revolusi mental menemukan relevansinya, dengan pembangunan karakter kita bisa kuat, tangguh dan kokoh ikut serta dalam percaturan pemuda di dunia, kita tidak lagi harus bertahan dan menghadapi dampak negativ dari modernisasi dan globalisasi, tapi kita harus mampu memberikan warna untuk mengubah dunia dengan tekat dan semangat dan tentunya didukung oleh ilmu pengetahuan dan tekonologi.

“Kemajuan tidak akan pernah tercapai dalam arti yang sesungguhnya, kalau masa depan itu hanya dipandang sekedar sebagai proses lanjut dari masa kini yang akan tiba dengan sendirina. Tapi bagaimana generasi muda merespon kemajuan itu dengan kearifan menghargai keluhuran perjuangan dari generasi sebelumnya tanpa terjebak dalam kejayaan dan romantisme masa lalu, serta kenyataan-kenyataan masa kini, sehingga membuat mereka tidak lagi sanggup keluar untuk menatap masa depan,” papar Mawardi.

Mawardi menyebutkan, kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial suku, agama, ras dan kultur, menuju persatuan dan kesatuan bangsa, maka tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik.

“Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, tekad dan cita-cita, perngorbanan serta perjuanganmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia. Semangat para pemuda dalam menatap dan ikut membangun dunia harus terus menjadi obor penyemangat bagi pengabdian pemuda Indonesia dalam ikut serta berpartisipasi mengangkat bangsa dan tanah air tercinta di kancah dunia,” sebutnya.

Acara dilanjutka penyerahan hadiah kepada pemuda kreatif bidang kewisataan diberikan kepada Rubama, pemuda kreatif bidang tata boga Zaid Bayu, pemuda bidang olahraga Arung Jeram.

Hadir dikegiatan tersebut, Ketua DPRK Aceh Besar Iskandar Ali, Dandim 0101/BS diwakili Danramil 17/Jantho Lettu Chb Ali Rahman, Kapolres Aceh Besar AKBP Ayi Satria Yudha, Kajari Aceh Besar diwakili Kasi Intel Dedi Mariadi, Sekda Kabupaten Aceh Besar Iskandar, Rektor Isbi Aceh Mirza Irwansya, Ketua Pengadilan Negeri Aceh Besar Tuti Anggraini serta tamu undangan. (Falah/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya