Festival Teluk Mulut Seribu Rote Ndao, Viktor: NTT Mendapat Penghargaan Destinasi Wisata Favorit Lonely Planet

27 October 2019 01:17
Festival Teluk Mulut Seribu Rote Ndao, Viktor: NTT Mendapat Penghargaan Destinasi Wisata Favorit Lonely Planet
Pembukaan Festival Teluk Mulut Seribu Rote Ndao dibuka langsung Gubernur NTT Viktor B Laiskodat, berlangsung di Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao. (Yudhi/Trans89.com)

ROTE NDAO, TRANS89.COM – Pembukaan Festival Teluk Mulut Seribu Rote Ndao dibuka langsung Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor B Laiskodat dihadiri sekitar 4.000 orang tamu undangan dan pengunjung, berlangsung di Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao, Sabtu (26/10/2019).

Sambutan Gubernur NTT, Viktor B Laiskodat mengatakan pariwisata telah ditetapkan sebagai kekuatan ekonomi dunia, karena seluruh bidang terkait pariwisata.

“Di London, Inggris akan digelar pariwisata pada tanggal 3 hingga 6 November, dan saya akan ke London guna memperkenalkan pariwisata NTT, termasuk salah satu Hotel Internasional Grand Hyatt juga akan promosi di London,” kata Viktor.

Ia mengungkapkan, tahun ini, NTT mendapat penghargaan tempat destinasi wisata favorit dari Lonely Planet tahun 2020.

“Pulau Rote kecil. Oleh karenanya, Pemda perlu memikirkan lokasi-lokasi berdasarkan kelas pariwisata. Rote indah tetapi kecil, perlu dipikirkan secara baik berapa dapat menampung wisatawan. Rote termasuk yang sukses menyelenggarakan festival. Waktu festival di Semau, rata-rata pendapatan penjual Rp2 juta perhari. Artinya, lompatan ekonomi sebagai efek adanya pariwisata sifatnya eksponensial,” ungkap Viktor.

Menurutnya, kualitas makanan dan minuman atau supply chain harus diperhatikan, dan hospitality (keramahan) perlu diperhatikan dalam pengembangan wisata.

“Terimakasih Bupati Rote Ndao yang telah menarasikan ini dengan baik. Cottage (pondok) dan restoran yang sedang dibangun akan selesai dan diresmikan Desember mendatang,” tutur Viktor.

Viktor menyampaikan, tempat wisata yang ada di Rote perlu ada cerita legenda sejarah yang ada dibaliknya, karena tamu akan tertarik jika ada cerita.

“Jadi perlu ada cerita legenda sejarah, masalah benar dan tidaknya itu lain soal. Wisatawan rata-rata datang tinggal, makan minum, nonton belanja, lalu pulang akan membawa kenangan yang indah. Saya yakin, pariwisata Rote Ndao akan terus berkembang,” papar Viktor.

Hadir di kegiatan tersebut, Wakil Ketua DPRD NTT Christ Mboeik, Danlantamal VII Kupang Laksma TNI I Gusti Kompiang Aribawa, Danlanud Elatri Kupang Kolonel Pnb Agus Setyawan, Buapti Rote Ndao Paulina Haning Bullu, Bupati Sumba Barat Daya Kornelius Kodi Mete, Bupati Timor Tengah Selatan (TTS) Egusem Pieter Tahun, Bupati Djafar H Ahmad, Bupati Manggai Barat Agustinus CH Dulla, Wakil Bupati Sumba Barat Marthen Ngaku Toni, Wakil Bupati Manggarai Timur Jaghur Stefanus, Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli, Ketua DPRD Sumba Tengah Tagela Ibisola, Ketua TP3D Rote Ndao Leonard Haning, Danlanal Pulau Rote Letkol Laut Akhmad Alif Saifudin, Dandim 1627/Rote Ndao Letkol Andriyan Wahyu Dwi Atmoko, Kapolres Rote Ndao AKBP Bambang Hari Wibowo. (Yudhi/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya