DKP Morotai Serahkan Kapal Tangkap 18 Unit Kepada Nelayan

17 October 2019 01:01
DKP Morotai Serahkan Kapal Tangkap 18 Unit Kepada Nelayan
Penyerahan 18 unit kapal tangkap tuna berkapasitas 3 GT oleh DKP Morotai, berlangsung di Desa Sangowo Timur, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Morotai, Malut. (Warta Iksani/Trans89.com)

MOROTAI, TRANS89.COM – Penyerahan 18 unit kapal tangkap tuna berkapasitas 3 GT oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Morotai dihadiri sekitar 50 orang tamu undangan, berlangsung di Desa Sangowo Timur, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Morotai, Maluku Utara (Malut), Rabu (16/10/2019).

Penyerahan 18 unit kapal tangkap tuna diberikan kepada 18 koperasi desa, yakni Desa Bido, Desa Tawakali, Desa Hino, Desa Seseli, Desa Buho-buho, Desa Lifao, Desa Rorasa, Desa Bere-bere, Desa Yao, Desa Wawama, Desa Gosoma Maluku, Desa Gamlamo, Desa Sambiki, Desa Sangowo Induk, Desa Korago, Desa Aru, Desa Cendana dan Desa Daeo.

Sambutan Kepala DKP Morotai, Suriani Antarani mengatakan, pemberian bantuan 18 unit armada fyber tuna kepada 18 koperasi desa merupakan bentuk kepedulian Pemda Kabupaten Morotai terhadap masyarakatnya.

“Selain pemberian bantuan tersebut, Pemda melalui DKP juga akan memberikan bantuan pelayanan asuransi kepada 446 orang nelayan dengan memberikan klaim asuransi terhadap nelayan yang meninggal serta memberikan bantuan alat snorkling kepada anak-anak Desa Sangowo untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian laut sejak dini. Diharapkan, masyarakat dapat menjaga kelestarian wilayah laut Morotai sebagai bentuk dukungan dalam meningkatkan potensi pariwisata bahari yang ada di Kabupaten Morotai,” kata Suriani.

Danlanal Morotai, Kariady Bangun menuturkan, apa yang telah diberikan dari bantuan ini adalah suatu kepedulian pihak Pemda Pulau Morotai untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan dihimbau melalui bantuan ini juga, masyarakat harus memberikan umpan balik berupa menjaga kelestarian wilayah perairan laut di sekitar Morotai.

“Kepada setiap nelayan, agar meningkatkan pengamanan dirinya masing-masing, karena saat ini sering kali terjadi kasus hilangnya nelayan di wilayah laut Kabupaten Morotai. Kedepannya setiap perahu akan di pasang GPS, dan apabila ada perahu hilang, bisa diketahui keberadaan perahu tersebut,” tutur Kariady.

Buapti Morotai, Benny Laos menyampaikan, dalam kegiatan ini, Pemda Morotai juga ingin berpesan dan kesan terhadap pemberian bantuan kepada masyarakat yang merupakan suatu bentuk kepedulian.

“Pemberian bantuan ini juga ditujukan untuk meningkatkan PAD (pendapatan asli daerah), kesejahteraan masyarakat, mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan sinergitas antara kelompok nelayan dengan aparat keamanan (apkam) di Morotai untuk menjaga keamanan wilayah laut,” papar Benny.

Menurutnya, terkait asuransi, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kepedulian terhadap jatuh tempo pembayaran asuransi tersebut, karena hal itu merupakan tanggungjawab masing-masing perseorangan.

“Tahun depan, direncanakan seluruh kapal nelayan akan dipasangkan GPS untuk meningkatkan pengawasan dan pengamanan terhadap wilayah perairan laut sekitar Morotai. Selain itu, dihimbau kepada seluruh masyarakat dapat menjaga kelestarian wilayah laut Morotai, karena saat ini Pemda Kabupaten Morotai telah menetapkan wilayah konservasi laut di sekitar perairan Tanjung Dehegila hingga Pulau Rao,” tutur Bupati Benny.

Hadiri dikegiatan tersebut, Wakil Bupati Morotai Asrun Padoma, Ketua DPRD Morotai Fahri Haeruddin, Danlanud Leo Wattimena Arief Budhiyanto, Kapolres Morotai Mikael P Sitanggang, Dansatgas Kodim Persiapan Morotai Calter Purba, Kepala BNNK Morotai Ahmad Idris. (Iksani/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya