Amdal Pembangunan Labkesda Sulbar Sementara Proses Adendum

12 October 2019 14:52
Amdal Pembangunan Labkesda Sulbar Sementara Proses Adendum
Ketua LSM LP KPK Komda Sulbar, Rusdin Ahmad. (Adhy Putra Siregar/Trans89.com)

MAMUJU, TRANS89.COM – Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan RSUD Provinsi Sulawesi Barat, Ibu Nur mengatakan, terkait kajian analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Sulbar sementara proses adendum.

“Karena awalnya masih menggunakan Amdal lama, maka perlu diperbaharui ke Amdal baru,” kata Nur.

Menurutnya, kajian Amdal Labkesda Sulbar, kami bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) Unhas.

“Terkait Badan Milik Negara (BMN) juga sementara proses hibah dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ke Pemerintah Provinsi (Pemrov) Sulbar, verbalnya sudah ke eselon 1,” tutur Nur.

Terpisah, Ketua LSM Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP KPK) Komisariat Daerah (Komda) Sulbar, Rusdin Ahmad menyampaikan pentingnya tertib administrasi jangan asal kerja baru diproses.

“Permasalahan dari proyek rehabilitasi dan pengembangan Balai Labkes dan Transfusi Darah tersebut adalah menggunakan fasilitas gedung gizi dan Laundri tanpa adanya terlebih dahulu proses pengalihan atau penghapusan BMN dari Kemenkes ke Pemrov Sulbar,” papar Rusdin, Sabtu (12/10/2019).

Terkait kajian Amdal, Rusdin menjelaskan, ini harus diproses terlebih dahulu, jikalau diangap layak dalam study kelayakan baru proyek Labkesda tersebut bisa berjalan.

“Labkes merupakan suatu kegiatan yang spesifik yang menimbulkan dampak lingkungan, menghasilkan limbah dalam bentuk padat mau pun cair. Harus berjalan sesuai peraturan pelaksanaan yang mengatur jika melanggar pejabat yang berwenang bisa dikenakan sanksi,” jelas Rusdin. (Adhy/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya