Kasdim 0306/50 Kota dan Staf Tinjau Lapangan Alternatif Penutupan Upacara TMMD

11 October 2019 05:26
Kasdim 0306/50 Kota dan Staf Tinjau Lapangan Alternatif Penutupan Upacara TMMD
Kasdim 0306/50 Kota, Mayor Czi Manat Sianturi beserta staf Batiops Peltu Rinaldi, Batimin Pelda Sugiono dan Danpos Ramil Serma Wahidi didampingi Wali Nagari Tungkar Yusrizal Datuk Pado, Wali Jorong, melaksanakan pengecekan lapangan tempat upacara penutupan TMMD di lapangan bekas pabrik marmer di Nagari Tungkar, Kecamatan Situjuah, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumbar. (Hendro Wijaya/Trans89.com)

LIMA PULUH KOTA, TRANS89.COM – Kasdim 0306/50 Kota, Mayor Czi Manat Sianturi beserta staf Batiops Peltu Rinaldi, Batimin Pelda Sugiono dan Danpos Ramil Serma Wahidi didampingi Wali Nagari Tungkar Yusrizal Datuk Pado, Wali Jorong, melaksanakan pengecekan lapangan tempat upacara penutupan TNI Manunggal Membagun Desa (TMMD).

Hal itu berdasarkan aspirasi warga masyarakat Tungkar untuk dijadikan tempat upacara penutupan TMMD ke106 Tahun 2019 Kodim 0306/50 Kota, Korem 032/Wirabraja (Wbr) di lapangan bekas pabrik marmer di Nagari Tungkar, Kecamatan Situjuah, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (10/10/2019).

Saat peninjauan tersebut, Kasdim dan staf menemukan lapangan yang belum rapi penuh dengan pepohonan yang tinggi dan penuh semak, serta penuh batu-batuan yang harus dibersihkan, bahkan ditemukan adanya kandang ternak milik warga Nagari Tungkar.

Dari pengecekan itu, masih kurang layak, Wali Nagari dan masyarakat berjanji satu minggu akan merapikan lapangan agar layak dipakai untuk upacara penutupan TMMD Kodim 0306/50 Kota serta membuat jembatan kayu untuk kendaraan keluar masuk ke area lapangan.

Masyarakat melalui Wali Nagari, Yusrizal berharap kepada Dansatgas TMMD/N Kodim 0306/50 Kota dan Bupati Lima Puluh Kota kiranya penutupan diilaksanakan di Nagari Tungkar, karena pembukaan sudah di Nagari Ladang Laweh.

“Jika penutupan di Nagari Tungkar, masyarakat telah siap dan menyambut dengan antusias kegiatan tersebut,” harap Yusrizal.

Bahkan kata Yusrizal, jika penutupan di Nagri Tungkar, masyarakat merencanakan Randai Saluang (syukuran).

Selain itu, kami juga menampilkan seni anak Nagari Tungkar pada malam hari sebelum upacara penutupan besok harinya pada tanggal 31 Oktober 2019. Untuk makan siang, akan direncanakan perjamuan makan bersama (Bajamba) dengan menu khusus daging kambing,” ujar Wali Nagari Yusrizal dengan nada penuh harap. (Hendro/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya