GPPMS Unjuk Rasa di Kejati Sumsel Terkait Proyek KTM Rambutan di Ogan Ilir

10 October 2019 02:20
GPPMS Unjuk Rasa di Kejati Sumsel Terkait Proyek KTM Rambutan di Ogan Ilir
Aksi Gerakan Persatuan Pemuda Mahasiswa Sumsel (GPPMS) di kantor Kejati Sumsel, Jalan Gubernur H Bastari, 8 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang. (Hendra Setiawan/Trans89.com)

PALEMBANG, TRANS89.COM – Aksi unjuk rasa Gerakan Persatuan Pemuda Mahasiswa Sumsel (GPPMS) diikuti sekitar 20 orang peserta dipimpin Edy Ginting dan Sobirin di kantor Kejati Sumatera Selatan (Sumsel), Jalan Gubernur H Bastari, 8 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, Rabu (9/10/2019).

Massa aksi membawa spanduk bertuliskan, mendukung Kejati untuk memberantas korupsi di Sumsel. Kejaksaan harus berani ungkap korupsi tanpa tebang pilih. Usut pembangunan jembatan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Rambutan.

Orasi Sobirin mengatakan, tuntutan aksi adalah meminta kepada pihak Kejati Sumsel untuk mentelaah dan investigasi terhadap realisasi pembangunan jembatan KTM Rambutan tahap II senilai Rp6,8 miliar dengan pelaksana PT Eilko Jaya pada Disnakertrans Kabupaten Ogan Ilir tahun 2017.

“Selain itu, juga realisasi pekerjaan jembatan B60 KTM Rambutan dengan anggaran Rp1,6 miliar pelaksana kegiatan PT Pulutra Guru Sakti pada Disnakertrans Kabupaten Ogan Ilir tahun 2018,” kata Sobirin.

Massa aksi di terima Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Khaidirman menyampaikan pihak Kejati sangat mengapresiasi dan merespon positif aksi dari GPPMS yang telah peduli dan tertib dalam melaksanakan aksinya.

“Berkaitan dengan permasalahan yang di laporkan, kami pihak Kejati meminta kepada pihak GPPMS agar memberikan bukti bukti dan data-data terkait permasalah tersebut, dan melaporkan secara resmi kepada pihak Kejati agar permasalahan ini segera dapat ditindaklanjuti,” papar Khaidirman. (Hendra/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya