Aksi Diam Kamisan Ke-605 JSSK Depan Istana Negara

10 October 2019 21:24
Aksi Diam Kamisan Ke-605 JSSK Depan Istana Negara
Aksi diam Kamisan ke-605 dari Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan (JSKK) di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat. (Andre Handrianto/Trans89.com)

JAKARTA, TRANS89.COM – Aksi diam Kamisan ke-605 dari Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan (JSKK) diikuti sekitar 40 peserta aksi dipimpin Sumarsih, di depan Istana Negara, Jalan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (10/10/2019).

Massa aksi membawa spanduk dan poster bertuliskan, aksi Kamisan untuk kemanusiaan dan keadilan. Bukti dan saksi masih ada, Jokowi Kemana?.

Selanjutnya, pelanggar HAM berat, terduga Wiranto bertanggungjawab atas kasus Semanggi 1 dan 2 serta Trisakti. Terduga Prabowo S bertanggungjawab atas penculikan aktivis 98. Terduga Hendro Priyono bertanggungjawab atas pembunuhan Munir dan peristiwa Talangsari. Terduga Tri Sutrisno bertanggungjawab atas tragedi Tanjung Priok.

Kemudian, aksi diam melawan impunitas, tolak rekonsiliasi jika tidak ada proses hukum, pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib sudah 14 tahun siapa datang aktor intelektual. Pesta demokrasi lagi, janji-janji lagi, pelanggaran HAM berat masa lalu belum dituntaskan, bentuk pengadilan HAM!. Jokowi jangan takut, usut tuntas tragedi Semanggi 24 September 1999.

Tuntutan massa aksi, meminta kepada Presiden RI Joko Widodo untuk segera menuntaskan kasus dugaan pelanggan HAM berat masa lalu, dan segera membentuk pengadilan HAM Ad Hoc dan Pengadilan HAM dengan Hakim serta Jaksa yang berintegritas.

Massa aksi tidak melakukan orasi, hanya diam sambil membentangkan spanduk dan pamflet. (Andre/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya